Pasien Gangguan Jiwa Terima Surat Panggilan Pemilu 2019


Islamedia Surat panggilan peserta Pemilu 2019 mulai didistribusikan, salah satunya kepada para pasien gangguan jiwa di Panti Jamrud Biru, Kota Bekasi, Jawa Barat. 

Kepala Panti Jamrud Biru Suhartono, kebingungan dengan surat panggilan suara kepada pasiennya, dikarenakan pasien yang mendapat undangan tersebut dinilai masih parah sakitnya.

Lha bagaimana, saya ga tahu ini nanti. Pasiennya masih parah sakit jiwanya,” kata Suhartono, Kepala Panti Jamrud Biru, Kota Bekasi, seperti dikutip dari poskotanews.com Selasa (26/3).

Suhartono menjelaskan bahwa ada 5 surat panggilan pemilihan buat pasien. Hanya saja yang 3 pasien sudah pulang sehingga surat pemberitahuan itu dikembalikan lagi.

Tapi yang ini saya bener-bener bingung karena keduanya belum sembuh,” papar Suhartono.

Tono bahkan mempraktekkan dengan melakukan dialog dengan dengan pasien yang menerima surat pemberitahuan. “Ya kagak bisa pak,” katanya.

Tono bahkan meminta agar diberi saran dan masukan terkait dengan pasien yang akan mencoblos nantinya.

Dalam surat pemberitahuan dari Panitia Pemungutan Suara Kelurahan Mustikasari itu disebutkan jika pemilih pindahan karena tengah dirawat di panti sosial/rehabilitasi. Tono memprediksi jika sampai hari H pasien belum bisa sembuh.

Diberitakan sebelumnya, pasien di Jamrud Biru sudah dilakukan pendataan sebelumnya. Mereka melakukan rekam diri dan foto. Namun, baru 5 pasien yang kemudian mendapat surat pemberitahuan. 

sumber : POSKOTANEWS.COM

[islamedia]

Baca Ini Juga ...: