Rindu Yusuf -->

Rindu Yusuf

Senin, 26 Agustus 2013
Di kesekian hari yang panjang bagi dia adalah hembusan taburan pengaharapan
Seperti cinta yang tak bisa diterjemahkan lewat bahasa hanya hati yang merasa
Duhai Yusuf tak sadarkan dirimu aku lelaki tua yang teramat merindukanmu
Setelah pudarnya penglihatanku, aku tetap bermunajat doa, tak peduli mereka bilang kamu mati

Selama langit masih berdiri  diatas tiangnya, selama itu juga aku menanti
Seperti bumi yang memberikan firasat lewat tanah, seperti angin yang membisikan lewat daun-daun, mereka datang kepadaku  dan berkata tunggulah
Lewat sebuah bajulah, aku mencium aroma tubuhmu

Lantas aku dekapkan baunya ke atas mataku
Seketika itu juga, seolah kornea mataku menangkap cahaya ragamu
Yusuf  kau kah yang mengutus semua itu
Yusuf tak sabar aku menantikan perjumpaan dengan mu

Seperti lewat janji mimpi bintang itulah Tuhan berkuasa atas  semua ini
Kita akan dipertemukan kembali
Kerutan wajah dan kebutaan ini
Menjadi saksi bisu bahwa aku tak lepas memintamu kembali kepangkuanku 
                                                                                                           
                                                                                   
Kotomiyah-Mesir, 24 Agustus 2013

Anastasia  
Alumni pendidikan Bahasa Jerman UPI Bandung