Gebrakan Presiden Morsi Ajukan Mesir Jadi Anggota BRICS -->

Gebrakan Presiden Morsi Ajukan Mesir Jadi Anggota BRICS

Zak
Rabu, 27 Maret 2013
Islamedia - Presiden Mesir Mohammed Morsi menyatakan pada Rabu (20/3) pekan lalu di New Delhi, bahwa pihaknya berharap negara Mesir dapat bergabung ke dalam perkumpulan mitra pasar yang tengah berkembang BRICS. Demikian disampaikan Morsi dalam kesempatan berpromosi di hadapan pelaku investasi India.

Mesir saat ini sedang berjuang untuk memulihkan kepercayaan investor yang menurun setelah peristiwa "Arab Spring" mendongkel Presiden otoriter Husni Mubarak pada Februari 2011 lalu.

"Kami berharap BRICS dapat menjadi E-BRICS dengan E untuk Egypt," ujar Morsi setelah mengakhiri kunjungan dua harinya di negara teman lama Mesir itu, untuk mempromosikan kerjasama investasi dan perdagangan bilateral.

Presiden Mesir menyatakan bahwa pihaknya telah diundang untuk menghadiri pertemuan BRICS berikutnya di Durban. BRICS merupakan akronim untuk Brazil, Russia, India, China, dan anggota terbaru Afrika Selatan. BRICS merupakan kumpulan negara blok dengan perkembangan ekonomi yang pesat.

"Mesir berharap untuk bergabung dengan kelompok ekonomi ini," kata Morsi.

Morsi meminta agar dalam pertemuan di Durbin nanti, negara-negara anggota BRICS menyetujui proposal kerjasama investasi selatan - selatan yang bakal memungkinkan negara-negara anggota menggalang sumberdaya untuk pembangunan infrastruktur dan proyek lainnya.

Morsi, dalam lawatan pertamanya ke India sejak menjadi Presiden Mesir terpilih, mengungkapkan bahwa negaranya sedang menuju pembangunan "era baru". Presiden Mesir yang berbincang dengan Perdana Menteri Manmohan Singh itu, menambahkan bahwa pihaknya berharap angka perdagangan bilateral dapat berlipatganda dari 5.2 milyar dollar saat ini, menjadi 10 milyar dollar "dalam beberapa tahun ke depan".

Morsi yang tengah diuji di dalam negeri menyusul penolakan mahkamah rendah atas pemilu parlemen yang dijadwalkannya pada April mendatang, tetap percaya dan bersikukuh bahwa Mesir sedang dalam tahap akhir transisi demokrasi.

"Mesir masih sedang mengalami masa transisi menuju demokrasi, kami percaya kami dapat menuntaskan masa transisi ini," tandas Morsi yang dulunya dicalonkan oleh Partai Keadilan dan Kebebasan (FJP), sayap politik Ikhwanul Muslimin.

"(Tuntasnya) masa transisi ini dapat membantu kami mencapai stabilitas politik dan memulai era baru pembangunan ekonomi," katanya seraya mengemukakan komitmen untuk menyambut baik kalangan investor India. [iina]