MUI : Nyanyi Lagu Saat Sa'i Umrah, Tidak Pada Tempatnya


Islamedia Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis akhirnya angkat biacara terkait beredarnya video jamaah umrah yang melakukan sa'i sambil menyanyikan lagu atau syair. 

Menurut Kiyai Cholil menyanyikan lagu saat Sai Umrah secara etika hal itu tidak dibenarkan dan tidak pada tempatnya.

Saat melakukan Sa'i, umat Islam lebih baik membaca dzikir dan berdoa saja kepada Allah, sehingga tidak menganggu jamaah umrah lainnya.

"Lebih afdhal dan sesuai dengan ibadah itu mengucap dzikir dan doa, serta tak mengganggu orang lain yang sedang beribadah dengan suara kerasnya," Ujar Kiyai Cholil seperti dikutip dari republika, selasa(27/2/2018).

Lebih lanjut Kiyai Cholil menasihati kepada semua pihak agar dalam ibadah menghindari banyak publikasi agar tak pamer dan riya.

"Sebaiknya kalau menjalankan ibadah lebih upayakan khusyu, dzikir dan menghindari banyak publikasi agar tak pamer dan riya," papar Kiyai Cholil.

Seperti diketahui, setidaknya sudah ada dua video yang viral saat jamaah umrah Indonesia melakukan sa'i di Makkah. Video pertama, yaitu video jamaah yang melakukan sa'i sambil membaca teks Pancasila. Video kedua, yaitu video jamaah yang melakukan sa'i melantumkan lagu hubbul wathon.[islamedia].

Baca Ini Juga ...: