Larangan Motor Ahok Dibatalkan MA, Anies: Jakarta Milik Semua


Islamedia Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambut baik putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 195 Tahun 2014 era Ahok Tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor. Putusan itu tertuang dalam Putusan MA Nomor 57 P/HUM/2017. 

"Kalau MA memutuskan ya pasti ditaati dong, Kalau dari MA memutuskan kita laksanakan," Tegas Anies antusias, di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani, Serang, Banten, seperti dilansir detik, Senin (8/1/2018). 

Anies mengungkapkan bahwa putusan MA menandakan dijalankannya prinsip keadilan dan kesetaraan untuk semua warga. 

"Bukan cuma kabar baik. Ini artinya kita menjalankan sesuatu berdasarkan prinsip keadilan. Dari kemarin kan kita sudah sampaikan, kita ingin agar ada kesetaraan kesempatan, Jakarta ini bukan milik sebagian orang, jakarta ini milik semuanya," ujar Anies. 

"Karena itu kesempatannya harus setara dan keputusan MA membuat apa yang selama ini menjadi ide kita dikuatkan," lanjutnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya dalam putusan itu, MA mengabulkan permohonan Yuliansah Hamid dan Diki Iskandar untuk membatalkan pergub yang membatasi lalu lintas sepeda motor di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat itu. (baca: Alhamdulillah, Mahkamah Agung Batalkan Pergub Era Ahok Soal Larangan Sepeda Motor di Thamrin).

Majelis hakim yang dipimpin Irfan Fachruddin itu juga menyatakan, aturan tersebut bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.[islamedia]