PM Erdogan Membersihkan Negerinya Dari "Jaringan Konspirator". -->

PM Erdogan Membersihkan Negerinya Dari "Jaringan Konspirator".

Admin
Selasa, 21 Januari 2014
Islamedia - Melanjuti Operasi Perbaikan di dalam tubuh Institusi Keamanan dan Pengadilan Turki yang sedang dilancarkan oleh PM Turki, Recep Tayyib Erdogan; Pemerintah Turki memecat 20 Petinggi Jaksa Penuntut Umum, diantaranya Senior Jaksa Istanbul yang bernama Turan Çolakkadı. Sebagai Ketua Majelis Tinggi Pengadilan.

Menteri Kehakiman Turki menegaskan bahwa dirinya sudah melakukan penyelidikan terhadap beberapa Petinggi Jaksa Penuntut Umum yang ikut dijaring dalam operasi yang disebut "Operasi 17 Desember".

Operasi Perbaikan yang secara resmi dilancarkan Erdogan ditargetkan dapat melumpuhkan apa yang disebutnya sebagai "Negara Tandingan" atau jaringan konspirator yang tidak lain adalah jaringan Petinggi Keamanan dan Jaringan Jaksa Penuntut Umum yang beroperasi secara diam-diam dan tidak legal pada beberapa tahun terakhir ini. 


Jaringan tersebut juga mematai para petinggi Turki dan melakukan berbagai penyelidikan yang tertuang pada tumpukan file-file, tanpa pernah merujuk kepada pihak-pihak berwenang atau kementrian-kementrian yang membawahi mereka.

Meskipun Erdogan hanya menggunakan istilah "negara tandingan" dan tidak secara terang-terang menyebut partner lamanya Fathallah Gulen; namun para petinggi yang ada di dalam pemerintahannya secara terang-terangan menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan negara tandingan dan jaringan konspirator tersebut adalah anggota kelompok Fathallah Gulen yang memiliki pengaruh besar di dalam negara Turki, dimana diperkirakan jumlahnya mencapai ribuan orang; Kelompok tersebut bergerak sesuai komando yang datang dari luar pemerintah dan membocorkan berbagai informasi yang mereka dapatkan untuk kepentingan kelompok mereka.

Sejak 17 Desember tahun lalu, tepatnya setelah selesainya proses pemeriksaan dan pembatalan keputusan pelarangan keluar negeri dan keputusan pembekuan aset beberapa orang dekat Erdogan; operasi perbaikan yang dikomandokan langsung oleh Pemerintahan Baru Erdogan berlanjut terus dan sudah berhasil menjerat sekitar dua ribu Petinggi Keamanan dari seluruh provinsi di Turki; ada yang dipecat dan ada pula yang dialihtugaskan ke tempat yang kurang berpengaruh. [egywindow/Islamedia/Rs]