Dakwah dengan Cinta Membuat Non Muslim Nyaman bersama PKS -->

Dakwah dengan Cinta Membuat Non Muslim Nyaman bersama PKS

Senin, 29 April 2013

Islamedia - Gaya dakwah kader PKS yang mengedepankan sentuhan cinta membuat pihak yang tersentuh akan menyambut dengan baik, termasuk kepada non Muslim. Hal ini terjadi di Jakarta bagaimana seorang keturunan Tionghoa non Muslim bernama Aheng yang menjadi simpatisan PKS. Awalnya Aheng aktif di partai berlambang banteng, Ia merintis usahanya mulai dari berdagang kue keliling hingga sekarang akhirnya memiliki usaha kue yang terbilang sukses.

Semenjak bertemu dengan kader-kader PKS di Pademangan khususnya kelurahan Pademangan Barat, Ia mulai simpatik dengan PKS. Aheng simpatik dengan kerja & kerendahan hati dari kader-kader PKS yang menjadi pejabat publik.

 

Kini Aheng menjadi pendukung berat PKS, rumahnya selalu terbuka untuk kegiatan PKS. Acara lomba masak sampai acara reses anggota dewan pun beberapa kali di adakan di rumahnya.
 

Setidaknya Hidayat Nur Wahid, Adang Daradjatun dan H.Muhammad Subki (Ketua DPD PKS Jakarta Utara) pernah berkunjung dan membuat acara reses di rumahnya, karena selain pengusaha Ko Aheng juga seorang tokoh di Pademangan Barat.
 

Pada saat pemilihan gubernur di DKI Jakarta Aheng menjadi pendukung berat pasangan Hidayat+Didik, ia tidak pernah absen dari kampanye, bahkan Ia proaktif mengajak keluarganya untuk memilih pasangan nomer 4 ini. Bahkan, pada saat milad PKS ke 15 di Semarang Ia ikut hadir di sana bersama rombongan kader-kader Jakarta Utara.
 

"Kita doakan semoga Aheng mendapatkan hidayah dari Allah SWT." pungkas H.Muhammad Subki, Lc. saat acara makan siang dengan Ko Aheng, Pengurus DPD Jakarta Utara dan Ketua DPC-DPRa se Jakarta Utara di Rumah makan Bu Tjitra, Yogyakarta ahad (22/4) lalu sehari setelah menghadiri Milad ke 15 PKS di Semarang.
 

Hal yang menarik lagi sejak simpatik dengan PKS, Ia dan keluarganya kini tak lagi makan daging Babi, walaupun belum Islam pada saat tarawih pun istrinya beberapa kali ikut sholat tarawih berjama'ah, bahkan bila ada acara PKS istrinya kerap kali memakai kerudung. Inilah Ko Aheng dan keluarganya, cintalah yang membuat kita bertemu, Ia memang seorang Tionghoa dan ini membuktikan bahwa keragaman yang ada di PKS adalah sebuah harmoni.


Ko Aheng foto bersama Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan Kader PKS Pademangan saat menghadiri Milad ke 15 PKS di Semarang
Ko Aheng foto bersama Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Kader PKS Pademangan saat menghadiri Milad ke 15 PKS di Semarang
Ko Aheng, Ketua DPD Jakarta Utara Ust. M. Subki, CAD Jakut dan Kader PKS Jakut foto bersama saat rihlah di Yogyakarta usai makan siang sehari setelah menghadiri Milad ke 15 PKS
Ko Aheng, Ketua DPD Jakarta Utara Ust. M. Subki, CAD Jakut dan Kader PKS Jakut foto bersama saat rihlah di Yogyakarta sehari setelah menghadiri Milad ke 15 PKS
Ko Aheng turut mengikuti agenda kampanye Hidayat-Didik
Ko Aheng dan Istri (sering memakai jilbab pada acara PKS) turut mengikuti agenda kampanye Hidayat-Didik
 Sumber: DPC PKS Pademangan