Akad Nikah di Masjid, Menyerupai Orang Kafir dan Terlarang?

Islam edia - Assalamu ‘Alaikum mau tanya … saya pernah baca apa benar masjid tidak boleh buat akad nikah dengan alas an apa pun. Hanya ...

Islamedia - Assalamu ‘Alaikum mau tanya … saya pernah baca apa benar masjid tidak boleh buat akad nikah dengan alas an apa pun. Hanya shalat dan menuntut ilmu/kajian. Ada dalam buku 99 kesalahan dalam masjid. Rasul selama hidup tidak pernah mengajarkan dan dalam sejarah tidak pernah menikahkan sahabat dalam masjid dan dalam hadits tidak ada. Jadi orang Islam sekarang ikutan seperti orang nasrani nikah di gereja. (0818785xxx)


Jawaban:

Wa ‘Alaikum Salam wa Rahmatullah wa Barakatuh. Bismillah wal hamdulillah wash Shalatu was Salamu ‘Ala Rasulillah wa Ba’d:

Melangsungkan akad nikah di masjid termasuk pilihan yang biasa dilakukan oleh kaum muslimin, selain mereka melakukan di rumahnya, kantor KUA, atau tempat apa saja yang baik-baik. Di sebutkan bahwa akad nikah di masjid secara khusus tidak memiliki dasar dalam Al Quran, As Sunnah yang shahih, dan prilaku para sahabat, dan generasi setelah mereka. Benarkah demikian? Nanti akan kami bahas. Namun yang jelas ini telah dilakukan sejak zaman setelah mereka diberbagai negeri muslim, telah dibahas pula oleh banyak imam di berbagai negeri dan madzhab, dan mereka (empat madzhab) justru membolehkan bahkan mengatakan hal itu termasuk perkara yang dianjurkan demi mendapatkan keberkahan masjid dan memakmurkannya karena nikah termasuk ibadah. Hendaknya kenyataan ini mesti dihormati oleh siapa pun, karena para imam kita bukan orang bodoh yang sembarang dalam mengatakan “boleh” atau “sunah”. Ketidaksetujuan dengan pendapat mereka dalam hal ini hendaknya diposisikan sebagai khilafiyah sebagaimana khilafiyah lainnya.

Hendaknya para penulis muslim, guru, muballigh, mu’allim, dan juga para ulama, menyampaikan berbagai permasalahan berdasarkan berbagai  informasi yang utuh dan lengkap. Tidak  memandang masalah dengan kaca mata kuda, yang hanya melihat kebenaran hanya pada sisi penglihatannya saja. Tentunya yang menjadi korban adalah orang-orang awam yang terpengaruh oleh perkataan dan tulisannya yang menyampaikan fakta secara tidak utuh itu. Lalu pembacanya tanpa memeriksa atau membandingkan dengan pendapat lain yang tertera dibanyak kitab para ulama, akhirnya terbentuk pada pola pikir mereka  bahwa masalah tersebut hanya ada satu pendapat yang benar, yakni pendapat yang dibacanya di buku tersebut saja.

Termasuk dalam masalah akad nikah di Masjid, ketika ada sebuah buku yang menyebutnya sebagai sebuah kesalahan yang mesti dikoreksi, apalagi menyebutnya sebagai tasyabbuh bil kuffar (menyerupai orang kafir), tentunya ini pernyataan yang berlebihan. Sebaiknya penulis mengatakan, “Dalam masalah ini terdapat  tiga pendapat, ada yang menyunahkan, membolehkan, dan melarangnya, menurut kami pendapat yang lebih kuat adalah  terlarang akad nikah di masjid dengan alasan begini dan begitu, namun kami menghargai pihak yang berbeda pendapat dengan kami .... .“ Ini lebih baik agar pembaca mengetahui bahwa memang terjadi perbedaan pendapat para ulama, dan masing-masing pendapat memiliki alasannya sendiri. Sehingga pembaca nantinya bisa bersikap lebih bijak, adil, dan dewasa ketika bersinggungan dengan orang yang memiliki pendapat yang berbeda dengannya.


Hadits : “Umumkanlah pernikahan ini dan lakukanlah di dalam masjid, dan pukul-lah rebana. “

Dalam hadits Sunan At Tirmidzi terdapat hadits yang memerintahkan melakukan akad nikah di masjid, dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘Anha, bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

أَعْلِنُوا هَذَا النِّكَاحَ وَاجْعَلُوهُ فِي الْمَسَاجِدِ وَاضْرِبُوا عَلَيْهِ بِالدُّفُوفِ

“Umumkanlah pernikahan ini dan lakukanlah di dalam masjid, dan pukul-lah rebana. “ (HR. At Tirmidzi No. 1089, katanya: hasan gharib. Ad Dailami No. 335)

Tinjauan sanad hadits ini: berkata At Tirmidzi, berkata kepada kami Ahmad bin Mani’, berkata kepada kami Yazid bin Harun, telah mengabarkan kepadaku Isa bin Maimun Al Anshari, dari Al Qasim bin Muhammad, dari ‘Aisyah, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: (disebut hadits di atas)
               
-          Ahmad bin Mani’, kun-yahnya adalah Abu Ja’far Al Baghdadi, seorang Al Haafizh dan pengarang kitab Al Musnad. Imam Ibnu Hibban memasukkannya dalam Ats Tsiqaat – orang-orang terpercaya. (Ats Tsiqaat No. 12083), Imam Bukhari pernah meriwayatkan dalam kitab Shahih-nya, dalam Bab Ath Thib. (Rijaalush Shahih Al Bukhari No. 26), dan Ahmad bin Mani’ ini seorang yang tsiqah – terpercaya. (Lihat Masyikhah An Nasa’i No. 70, Al I’lam Liz Zirkily, 1/260, dll)

-          Yazid bin Harun, dia adalah Abu Khalid Yazid bin Harun bin Zaadzaan bin Tsaabit As Salami Al Wasithi Asy Syaami. Seorang Al Haafizh  yang tsiqah, hujjah,  dan tsabit (kokoh) dalam hadits, seorang Syaikhul Islam, ilmu agamanya luas, cerdas, dan tokoh besar.  (Al I’lam, 8/190. Ma’rifah Ats Tsiqaat, No. 40, dan No. 2036. Siyar A’lamin Nubala No. 118)

-          ‘Isa bin Maimun Al Anshari, dia adalah perawi yang banyak sekali di-jarh (kritik) para imam hadits, Imam Bukhari menyebutnya: munkarul hadits –haditsnya munkar. Imam An Nasa’i, Imam Abu Hatim  dan ‘Amru bin ‘Ali mengatakan: matrukul hadits – haditsnya ditinggalkan. Imam Yahya bin Ma’in mengatakan: Laisa bisyai’ – bukan apa-apa. Imam Ibnu Hibban mengatakan: dia meriwayatkan hadits-hadits yang semuanya adalah palsu. Imam Abu Zur’ah mengatakan: dhaiful hadits – haditsnya lemah. (Al Jarh wat Ta’dil No. 1595. At Tarikh Al Kabir No. 2781. Adh Dhuafa Ash Shaghir No. 266. Adh Dhuafa wal Matrukin No. 425. Mizanul I’tidal No. 2218)

-          Al Qasim bin Muhammad , dia adalah cucu dari Abu Bakar Ash Shiddqi Radhiallahu ‘Anhu. Kun-yah beliau adalah Abu Muhammad dan Abu Abdirrahman Al Qursyi At Taimi Al Bakri Al Madini. Beliau seorang teladan,  Al Haafizh, hujjah, dan ‘aalim, tabi’in pilihan, dan ahli fiqihnya Madinah. Di Madinah beliau bersama Saalim dan  ‘Ikrimah.  (Siyar A’lamin Nubala No. 17)

-          Aisyah, dia adalah istri Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, tidak kami ceritakan karena sudah kia ketahui bersama.  


Hadits seperti ini juga  terdapat pada  As Sunan Al Kubra-nya Imam Al Baihaqi (No. 14476), dengan sanad: dari Abu Thahir Al Faqih dan Abu Sa’id bin Abi ‘Amr, mereka berdua berkata: berkata kepada kami Abul ‘Abbas Al ‘Ashim, berkata kepada kami Muhammad bin Ishaq, berkata kepada kami Muhammad bin Ja’far, berkata kepada kami ‘Isa bin Maimun, dari Al Qasim bin Muhammad, dari ‘Aisyah: …………

Kita lihat, dalam sanad ini juga terdapat ‘Isa bin Maimun yang kedhaifannya sudah dijelaskan sebelumnya.

Begitu pula terdapat perawi yang “kontroversial” yang oleh sebagian ulama di sebut tsiqah (terpercaya), shaduuq (jujur), bahkan  Syu’bah mengatakan beliau adalah amirul mu’min fil hadits,  sebuah gelar tertinggi dalam ilmu hadits. Dia dipuji oleh Imam Ahmad bin Hambal, Imam Ali bin Al Madini, dan Imam Yahya bin Ma’in.

Sementara Imam Malik menyebutnya sebagai salah satu dajjaal, Sulaiman At Taimi dan Hisyam bin ‘Urwah  menyebutnya: kadzdzaab – pembohong.    Hammad bin Salamah mengatakan:  Aku tidak meriwayatkan darinya kecuali kalau terpaksa. Imam Abu Daud mengatakan: qadari dan mu’tazili. An Nasa’i mengatakan: laisa bilqawwi – bukan orang yang kuat. Ad Daruquthni mentatakan: laa  yuhtajju bihi – jangan berhujjah dengannya. Yahya Al Qaththan mengatakan: Aku bersaksi bahwa Muhammad bn Ishaq adalah pendusta.  (Lihat semua dalam Mizanul I’tidal No. 7197)

Maka, telah terjadi perbedaan pendapat ulama tentang status hadits ini. Sebagian ulama mendhaifkannya lantaran kedhaifan yang parah dari ‘Isa bin Maimun di atas, mereka seperti  Imam Ibnul Jauzi yang berkata: dhaif Jiddan – sangat lemah. (Al ‘Ilal Mutanahiyah, 2/627, No. 1034), Al Hafizh Ibnu Hajar berkata: sanaduhu dhaif – sanadnya lemah. (Fathul Bari, 9/226). Syaikh Al Albani juga mendhaifkannya. (Dhaiful Jami’ No. 966)

Ulama lain mengatakan hadits ini hasan, bahkan shahih karena memiliki penguat dari riwayat lainnya. Imam At Tirmidzi menyebutnya hasan gharib. (Sunan At Tirmidzi No. 1089), Imam As Sakhawi mengatakan: “Hadits ini hasan, maka riwayat dari At Tirmidzi kalau pun  dhaif, dia memiliki penguat  seperti yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan lainnya.” (Al Maqashid Al Hasanah, Hal. 125)

Imam Al ‘Ajluni menjelaskan dengan panjang:

“ … tetapi hadits ini memiliki berbagai syawahid (penguat), yang membuatnya menjadi hasan lighairih, bahkan shahih, sebagaimana penjelasan berikut. Di antara berbagai riwayat yang menguatkannya adalah  apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, dan Ibnu Mani’ dari hadits Anas dan ‘Aisyah sebagaimana tertera dalam kitab Al La-aaliy, Al Maqashid, dan lainnya. Juga yang tertera dalam Musnad Ahmad, dari Ibnuz Zubeir bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Umumkanlah pernikahan”, As Sakhawi menyebutkan dengan lafaz: “Sembunyikanlah khitbah/lamaran” , ini menjadi dasar pihak yang mengatakan batalnya nikah secara sembunyi-sembunyi. Dan, di antara penguatnya juga apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dan  Al Hakim, keduanya menshahihkannya, juga Ath Thabarani dan Abu Nu’aim dari Ibnuz Zubeir, juga riwayat Ath Thabarani dari Hibar bin Al Aswad, “Siarkanlah nikah dan umumkanlah”, juga riwayat Ad Dailami dari Ummu Salamah dengan lafaz: “Tampakkanlah nikah dan sembunyikanlah khitbah.” Berkata An Najm, bahwa termasuk penguatnya adalah apa yang diriwayatkan oleh At Tirmidzi –dan dia menghasankannya, An Nasa’i, Ibnu Majah, dan Al Hakim –dan dia menshahihkannya, yaitu riwayat dari Muhammad bin Hathib dengan lafaz: “Pemisah antara halal dan haram dalam pernikahan adalah memukul rebana dan suara.” (Kasyful Khafa, 1/145)    

Jika hadits ini lebih mendekati pada hasan atau shahih sebagaimana menurut sebagian imam, maka selesai pembicaraan kita, bahwa memang akad nikah di Masjid adalah masyru’ (disyariatkan). Jika hadits ini dhaif sebagaimana menurut imam lainnya, maka perintah melangsungkan akad nikah di masjid menjadi teranulir, tetapi … apakah “tidak ada perintah akad nikah di masjid”  bermakna  terlarang dilakukan di masjid?  Yang jelas, tidak ada perintah bukan berarti terlarang.  

Imam Al Munawi Rahimahullah mengomentari hadits di atas:

وفيه أن عقد النكاح في المسجد لا يكره بخلاف البيع ونحوه
Pada hadits ini menunjukkan bahwa melangsungkan akad nikah di masjid tidaklah dibenci, berbeda dengan jual beli dan yang semisalnya. (At Taisir bisy Syarhi Al Jaami’ Ash Shaghiir, 1/353)


Nabi Shallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah menikahkan sahabat di Masjid

Inilah hakikat yang terjadi, bahwa Beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah menikahkan sahabatnya dengan seorang wanita di dalam masjid. Kisah ini diriwayatkan dalam Shahih Bukhari (5149) dan Shahih Muslim (1425).

Dari Sahl bin Sa’ad As Saidi Radhiallahu ‘Anhu, katanya: 

أَتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ امْرَأَةٌ فَقَالَتْ إِنَّهَا قَدْ وَهَبَتْ نَفْسَهَا لِلَّهِ وَلِرَسُولِهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَا لِي فِي النِّسَاءِ مِنْ حَاجَةٍ فَقَالَ رَجُلٌ زَوِّجْنِيهَا قَالَ أَعْطِهَا ثَوْبًا قَالَ لَا أَجِدُ قَالَ أَعْطِهَا وَلَوْ خَاتَمًا مِنْ حَدِيدٍ فَاعْتَلَّ لَهُ فَقَالَ مَا مَعَكَ مِنْ الْقُرْآنِ قَالَ كَذَا وَكَذَا قَالَ فَقَدْ زَوَّجْتُكَهَا بِمَا مَعَكَ مِنْ الْقُرْآنِ
Datang kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam seorang wanita. Lalu wanita itu mengatakan bahwa dirinya telah dihibahkan untuk Allah dan RasulNya Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Beliau bersabda: “Aku tidak ada kebutuhan terhadap wanita.” Maka ada seorang laki-laki berkata: “Nikahkanlah aku dengannya.” Beliau bersabda: “Berikanlah dia pakaian (sebagai mas kawin, pen).” Laki-laki itu menjawab: “Aku tidak punya.” Nabi bersabda: “Berikanlah walau sekedar cincin besi.” Dengan lembut beliau berkata: “Kamu punya hapalan Al Quran?” Dia menjawab: “Begini dan begitu.” Maka Nabi bersabda: Aku nikahkan kamu dengannya dengan hapalan Al Quranmu.” (HR. Muttafaq ‘Alaih)

Peristiwa ini terjadinya adalah di masjid. Sebagaimana keterangan Al Hafizh Ibnu Hajar dalam riwayat lainnya tentang kisah ini:

وفي رواية سفيان الثوري عند الإسماعيلي جاءت امرأة إلى النبي صلى الله عليه و سلم وهو في المسجد فأفاد تعيين المكان الذي وقعت فيه القصة

Pada riwayat Sufyan Ats Tsauri yang ada pada Al Ismaili, telah datang wanita kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan dia sedang di masjid. Maka, apa yang terjadi pada kisah ini memberikan faidah tentang tempat peristiwanya. (Fathul Bari, 9/206)

Apa kata para imam tentang akad nikah di Masjid?

Berikut ini kami paparkan penjelasan para imam kaum muslimin tentang akad nikah di masjid menurut empat madzhab. Syaikh Hani bin Abdullah Al Jubier berkata:

اتفق فقهاء المذاهب الأربعة على سنية عقد النكاح في المسجد

Ahli fiqih empat madzhab sepakat bahwa disunahkan akad nikah di masjid. (Fatawa wa Istisyarat Al Islam Al Yaum, 11/260)


  1. Madzhab Hanafi

Imam Syaikhi Zaadah Al Hanafi Rahimahullah mengatakan:

وَيُسْتَحَبُّ مُبَاشَرَةُ عَقْدِ النِّكَاحِ فِي الْمَسْجِدِ وَكَوْنُهُ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَاخْتَلَفُوا فِي كَرَاهَةِ الزِّفَافِ فِيهِ وَالْمُخْتَارُ لَا يُكْرَهُ إذَا لَمْ يَشْتَمِلْ عَلَى مَفْسَدَةٍ دِينِيَّةٍ
Disukai melangsungkan akad nikah di masjid dan pada hari Jumat, mereka berbeda pendapat tentang pesta perkawinan di dalamnya, dan pendapat yang dipilih adalah tidaklah dimakruhkan jika tidak terdapat di dalamnya hal-hal yang  merusak  agama.(Majma’ Al Anhar, 3/34)

Imam Kamaluddin bin Al Hummam Al Hanafi juga mengatakan sama seperti di atas. (Fathul Qadir, 6/272), juga Imam Zainuddin bin An Nujaim Al Hanafi. (Al Bahr Ar Raaiq Syarh Kanzu Ad Daqaaiq, 3/86), lihat juga Imam Fakhruddin Az Zaila’i. (Tabyinul Haqaaiq, 5/193), Imam Ahmad bin Muhammad Al Hanafi Al Himawi. (Ghamzu ‘Uyuun Al Bashaair, 7/122) 

Dalam Fatawa Al Hindiyah, kumpulan fatwa bermadzhab Hanafi, juga dikatakan akad nikah di masjid adalah mustahab (disukai/sunah). (Fatawa Al Hindiyah, 43/35)

2.          Madzhab Maliki
               
Imam Al Hathab Al Maliki Rahimahullah berkata:

وأما العقد في المسجد فعده المصنف وغيره من الجائزات

Ada pun akad nikah di masjid, penulis dan selainnya, memandangnya termasuk di antara perbuatan-perbuatan  yang dibolehkan. (Mawahib Al Jalil, 5/26)

Imam Abul Barakat Ad Dardir Rahimahullah mengatakan:

( وَعَقْدُ نِكَاحٍ ) أَيْ مُجَرَّدُ إيجَابٍ وَقَبُولٍ مِنْ غَيْرِ ذِكْرِ شُرُوطٍ وَلَا رَفْعِ صَوْتٍ ، أَوْ تَكْثِيرِ كَلَامٍ ، وَإِلَّا كُرِهَ

(Dibolehkan pula akad nikah) yaitu hanya ijab qabul tanpa menyebutkan berbagai syarat-syarat, meninggikan suara, atau banyak berbicara, jika tidak demikian, maka dimakruhkan akad di masjid. (Asy Syarh Al Kabir, 4/70)

Imam Ad Dasuqi juga mengatakan seperti di atas. (Hasyiah Ad Dasuqi ‘Ala Asy Syarh Al Kabir, 16/175)

3.                   Madzhab Syafi’i

Imam Ibnu Ash Shalah Rahimahullah mengatakan:

يستحب عقد النكاح في المسجد. وفي المغرب الأقصى لا يزال المسجد هو المكان المفضل إلى اليوم لعقد الزواج وإعلانه بدعوة الناس إليه في المسجد.

Disunahkan akad nikah di masjid. Di ujung Barat negeri, senantiasa masjid menjadi tempat yang memiliki keutamaan hingga hari ini untuk melangsungkan akad pernikahan dan menyiarkannya, dengan memanggil  manusia kepadanya di dalam masjid. (Majalah Al Jami’ah Al Islamiyah, 5/300)

Imam Abu Bakar Ad Dimyathi Rahimahullah mengatakan:

ويسن أن يكون العقد في المسجد
Disunahkan melangsungkan akad nikah di masjid. (I’anatuth Thalibin, 3/273)

4.                   Madzhab Hambali

Imam Ibnu Taimiyah Al Hambali Rahimahullah mengatakan:

أَنَّ عَقْدَ النِّكَاحِ يُشْبِهُ الْعِبَادَاتِ فِي نَفْسِهِ بَلْ هُوَ مُقَدَّمٌ عَلَى النَّوَافِلِ أَلَا تَرَى أَنَّهُ يُسْتَحَبُّ عَقْدُهُ فِي الْمَسَاجِدِ - وَالْبَيْعُ قَدْ نُهِيَ عَنْهُ فِي الْمَسْجِدِ
Bahwasanya akad nikah itu sendiri adalah hal yang menyerupai ibadah bahkan dia lebih didahulukan dibanding berbagai nafilah lainnya, ketahuilah bahwa hal itu disunahkan akadnya dilakukan di dalam masjid, sedangkan jual beli dilarang di dalamnya. (Al Fatawa Al Kubra, 6/65)

Imam Ibnu Qayyim Al Jauziyah Rahimahullah juga mengatakan kurang lebih sama seperti yang dikatakan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. (I’lamul Muwaqi’in, 3/126)

Imam Al Bahuti Rahimahullah mengatakan:

وَيُبَاحُ فِيهِ عَقْدُ النِّكَاحِ ، بَلْ يُسْتَحَبُّ كَمَا ذَكَرَهُ بَعْضُ الْأَصْحَابِ

Dibolehkan akad nikah di dalamnya, bahkan dianjurkan sebagaimana disebutkan sebagian sahabat (Hambaliyah). (Kasyful Qina’, 6/239)

Imam Ar Rahibani Rahimahullah mengatakan:

وَلَا بَأْسَ أَنْ يَتَزَوَّجَ فِي الْمَسْجِدِ ، وَيَشْهَدَ النِّكَاحَ لِنَفْسِهِ وَلِغَيْرِهِ

Tidak apa-apa melakukan pernikahan di masjid, dan menyaksikan nikah untuk dirinya dan untuk selainnya.  (Mathalib Ulin Nuha, 6/14)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin Al Hambali Rahimahullah hanya mengatakan boleh, bukan sunah. Beliau berkata;

استحباب عقد النكاح في المسجد لا أعلم له أصلاً ولا دليلاً عن النبي صلى الله عليه وسلم، لكن إذا صادف أن الزوج والولي موجودان في المسجد وعقد فلا بأس؛ لأن هذا ليس من جنس البيع والشراء، ومن المعلوم أن البيع والشراء في المسجد حرام، لكن عقد النكاح ليس من البيع والشراء، فإذا عقد في المسجد فلا بأس، أما استحباب ذلك بحيث نقول: اخرجوا من البيت إلى المسجد، أو تواعدوا في المسجد ليعقد فيه، فهذا يحتاج إلى دليل، ولا أعلم لذلك دليلاً.

Tidak aku ketahui adanya dasar dan  dalil dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tentang disunahkannya akad nikah di masjid, tetapi jika bertemu antara pengantin dan wali di masjid lalu akad nikah maka tidak apa-apa, karena ini bukan termasuk jual beli, sudah diketahui bahwa jual beli di masjid adalah haram, tetapi akad nikah bukan termasuk jual beli, maka jika dia akad di masjid tidak apa-apa. Ada pun menyunahkan hal itu dengan perkataan kami: keluarlah kalian dari rumah menuju masjid atau lakukanlah perjanjian di masjid untuk akad di dalamnya, maka hal ini membutuhkan dalil, dan aku tidak ketahui adanya dalil tentang itu. (Liqa Al Bab Al Maftuh, 167/17)

Tertera dalam Al Mausu’ah Al Fiqhiyah Al Kuwaitiyah:


اسْتَحَبَّ جُمْهُورُ الْفُقَهَاءِ عَقْدَ النِّكَاحِ فِي الْمَسْجِدِ لِلْبَرَكَةِ ، وَلأَِجْل شُهْرَتِهِ فَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ : قَال رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَعْلِنُوا هَذَا النِّكَاحَ وَاجْعَلُوهُ فِي الْمَسَاجِدِ وَاضْرِبُوا عَلَيْهِ بِالدُّفُوفِ  .
وَأَضَافَ الْمَالِكِيَّةُ فِي إِجَازَتِهِمْ لِعَقْدِ النِّكَاحِ فِي الْمَسْجِدِ أَنْ يَكُونَ بِمُجَرَّدِ الإِْيجَابِ وَالْقَبُول مِنْ غَيْرِ ذِكْرِ شُرُوطٍ وَلاَ رَفْعِ صَوْتٍ أَوْ تَكْثِيرِ كَلاَمٍ وَإِلاَّ كُرِهَ فِيهِ .وَزَادَ الْحَنَفِيَّةُ فِي الْمُخْتَارِ عِنْدَهُمْ : أَنَّ الزِّفَافَ بِهِ لاَ يُكْرَهُ إِذَا لَمْ يَشْتَمِل عَلَى مَفْسَدَةٍ دِينِيَّةٍ فَإِنِ اشْتَمَل عَلَيْهَا كُرِهَ فِيهِ

Mayoritas ahli fiqih menyunahkan akad nikah dilangsungkan di masjid karena mencari berkahnya, dan karena hal itu membuatnya tersiarkan. Dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘Anha dia berkata: bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Umumkanlah pernikahan ini dan lakukanlah di dalam masjid, dan pukul-lah rebana.“ Kalangan Malikiyah menambahkan dalam pembolehannya  terhadap akad nikah di masjid, hendaknya proses ijab qabul dilakukan bersih dari syarat-syarat, tidak meninggikan suara, dan jangan banyak bicara, kalau tidak demikian maka makruh   akad di dalamnya. Kalangan Hanafiyah menambahkan dalam Al Mukhtar: bahwa pernikahan di masjid tidak dimakruhkan jika di dalamnya tidak terdapat hal-hal yang merusak agama, jika ada, maka itu dimakruhkan. (Al Mausu’ah, 37/214)

Pada halaman lain disebutkan:

قَال الْحَنَفِيَّةُ وَالشَّافِعِيَّةُ : يُنْدَبُ عَقْدُ النِّكَاحِ فِي الْمَسْجِدِ   ، لِحَدِيثِ : " أَعْلِنُوا هَذَا النِّكَاحَ ، وَاجْعَلُوهُ فِي الْمَسَاجِدِ ، وَاضْرِبُوا عَلَيْهِ بِالدُّفُوفِ " .وَقَال الْمَالِكِيَّةُ : إِنَّهُ جَائِزٌ

               
Berkata Hanafiyah dan Syafi’iyah: dianjurkan melangsungkan akad nikah di masjid, sesuai hadits: “Umumkanlah pernikahan ini dan lakukanlah di dalam masjid, dan pukul-lah rebana. “ Ada pun Malikiyah mengatakan: jaaiz (boleh). (Al Mausu’ah, 41/221)

Asy Syaikh Dr. Abdullah Al Faqih Hafizhahullah pernah ditanya tentang akad nikah di masjidil haram, beliau menjawab:

فقد استحب جمهور الفقهاء أن يكون عقد النكاح في المسجد، ومنهم من اقتصر على القول بالإباحة. وعلل المستحبون قولهم بأن النكاح عبادة، ولقوله صلى الله عليه وسلم: " أعلنوا هذا النكاح واجعلوه في المساجد واضربوا عليه بالدفوف". ومنهم من علل بالتبرك بالمسجد. والحديث المذكور رواه الترمذي وقال: هذا حديث غريب حسن في هذا الباب وعيسى بن ميمون الأنصاري (أحد رواته) يضعف في الحديث. وقال الألباني بعد ذكر قوله " واجعلوه في المساجد" : (وهو بهذه الزيادة منكر كما بينته في الأحاديث الضعيفة 982) انتهى من إرواء الغليل 1993. ولا شك أن المسجد الحرام موضع مبارك، وقد نص بعض العلماء على أن مضاعفة الثواب فيه لا تختص بالصلاة؛ بل تعم سائر الطاعات. ولهذا نرى أنه لا مانع لمن كان في مكة أن يقصد المسجد الحرام لعقد النكاح فيه، بل إن ذلك ربما كان أولى . والله أعلم.

Mayoritas Ahli Fiqih menyunnahkan berlangsungnya akad nikah di masjid, di antara mereka ada yang sekedar membolehkan saja. Alasan pihak yang menyunnahkan adalah menurut mereka nikah adalah ibadah, sesuai hadits: “Umumkanlah pernikahan ini dan lakukanlah di dalam masjid, dan pukul-lah rebana.“
Diantara mereka juga beralasan untuk mencari keberkahan masjid. Hadits yang disebutkan ini diriwayatkan oleh At Tirmidzi, katanya: hasan gharib. Pada hadits ini terdapat salah satu rawinya, ‘Isa bin Maimun Al Anshri, dia seorang yang dhaif. Syaikh Al Albani mengatakan (setelah Beliau menyebut: jadikanlah pernikahan itu di masjid): “Hadits ini dengan tambahan seperti ini adalah munkar, saya telah jelaskan dalam Al Ahaadits Adh Dhaifah No. 982.  Selesai, kutipan dari Irwa’ul Ghalil No. 1993.

Tidak ragu lagi masjidil haram adalah tempat yang diberkahi, para ulama telah memberikan keterangan bahwa pahala yang berlipat tidak hanya khusus buat shalat, tetapi secara umum berlaku untuk semua bentuk ketaatan. Oleh karena itu, kami (Syaikh Abdullah Al Faqih) menilai bahwa tidak ada larangan bagi orang yang berada di Mekkah bermaksud ke Masjidil Haram  untuk melangsungkan akad nikahnya di sana, bahkan bisa jadi itu lebih utama. Wallahu A’lam. (Fatawa Asy Syabakah Al Islamiyah  No. 7543)
               
Syaikh Khalid bin Abdul Mun’im Ar Rifa’i  menyatakan bahwa yang menyatakan sunah adalah Hanafiyah, Syafi’iyah, sebagian Hanabilah, jelasnya adalah berikut:

فإن الظاهر من السؤال أن السائل يقصد به إشهار عقد النكاح داخل المسجد، فإن كان الأمر كذلك فعقد النكاح في المسجد مستحب عند الحنفية والشافعية وبعض الحنابلة، وذهب المالكية وبعض الحنابلة إلى أنه جائز فقط
Sesungguhnya yang tertera dalam pertanyaan, bahwa si penanya mengisyaratkan bermaksud ingin melangsungkan akad nikah di dalam masjid, maka jika ini permasalahannya maka akad nikah di masjid adalah sunah menurut Hanafiyah, Syafi’iyah, dan sebagian Hanabilah, sedangkan pandangan malikiyah dan sebagian Hanabilah adalah boleh-boleh saja.  (Fatawa Al Alukah No. 1927)

Nah, dari berbagai keterangan ini menunjukkan bahwa para ulama empat madzhab umumnya menyunahkan (Hanafiyah, Syafi’iyah, sebagian Hanabilah/Hambaliyah) dan –minimal- membolehkan akad nikah di masjid (Malikiyah dan sebagian Hanabilah). Lalu, bagaimana mungkin pendapat empat madzhab ini dikatakan tasyabbuh bil kuffar?

Boleh Tapi ………

Namun demikian kebolehan ini bukan tanpa syarat. Hendaknya akad nikah tersebut tidak dicampuri hal-hal yang munkar seperti ikhtilath (campur baur laki dan perempuan), ucapan porno, musik, nyanyian, dan tari-tarian.

Syaikh Al Fadhil Muhammad Taqiyuddin Al ‘Utsmani mengatakan:

أما عقد النكاح في المسجد فشيء مندوب، نطقت باستحبابه الأحاديث ولكن ما يصحبه من الرقص، والغناء فلا يجوز أصلًا، فإن كانت حفلات الزواج لا تخلو من هذه المنكرات، فلتجنب المساجد منها.
Ada pun akad nikah di masjid maka itu adalah sesuatu yang dianjurkan,   disukainya hal itu dibahas  diberbagai hadits tetapi hendaknya tanpa ada tari-tarian dan tanpa ada nyanyian, jika ada maka itu tidak boleh. Jika acara pesta pernikahan ada hal-hal munkar ini, maka hendaknya dijauhi dari masjid. (Majalah Majma’ Fiqhi Al Islami, 3/1092)

Imam Asy Syaukani melarangnya

Di antara imam juga ada yang melarangnya, namun pendapat ini berselisihan dengan mayoritas ulama. Dia adalah Imam Ali Asy Syaukani Rahimahullah.

Beliau berkata:

فالمساجد إنما بنيت لذكر الله والصلاة فلا يجوز فيها غير ذلك الا بدليل يخصص هذا العموم كما وقع من لعب الحبشة بحرابهم في مسجده صلى الله عليه وسلم وهو نيظر وكما قرر من كانوا يتناشدون الاشعار فيه.


“Masjid-masjid  dibangun sebagai tempat untuk mengingat Allah dan  shalat, maka  tidak boleh di dalamnya (masjid) melakukan selain dari itu,  kecuali jika ada dalil yang mengkhususkan keumuman hukum ini, seperti permainan tombak oleh orang-orang Habsyah di masjid Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam Beliau pun melihatnya dan seperti persetujuan  (Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam) kepada orang-orang yang membaca syair di dalamnya (masjid)”. (Sailul Jarar, 1/351)

Kami lihat, pendapat yang dissebutkan oleh Syaikh Khalid bin Abdul Mun’im Ar Rifa’i berikut ini adalah lebih baik, katanya:

والراجح - والله أعلم - أن عقد النكاح في المسجد جائز فقط، وأما الاستحباب فيحتاج إلى دليل، وحديث عائشة الذي ذكره ابن الهمام - ((واجعلوه في المساجد)) - ضعيف، ولو صحَّ لكان نصًّا في الباب

Pendapat yang lebih kuat adalah –Wallahu A’lam- bahwa akad nikah di masjid adalah hanya boleh, ada pun menyatakan sunah maka hal itu membutuhkan dalil, ada pun hadits ‘Aisyah yang disebutkan Ibnul Hummam – adakanlah pernikahan di masjid- adalah dhaif, seandainya shahih tentu menjadi dasar dalam  pembahasan ini. (Fatawa Al Alukah No. 1927)

Kemudian dalam kitab lain disebutkan:

إذن حكم العقد في المسجد، مباح، ولكن لا ينكر على من قال باستحبابه لا سيما وقد قال به علماء كبار.
               
Jadi hukum akad nikah di masjid adalah boleh, tetapi jangan mengingkari yang menyunahkannya, apalagi  yang menyatakan sunah itu adalah para ulama besar. (Mausu’ah Al Khithab wad Durus)

Wa Shallallahu Nabiyyina Muhammadin wa ‘Ala Aalihi wa Shahbihi ajmain.     

Sekian. Wallahu A’lam.


Farid Nu'man Hasan
Nama

#2019GantiPresiden,5,#cabutpermendikbudno.30,1,#kejahatanseksual,4,#palestina #aqsa #smart171 #aaw #aqsaawarenessweek headline nasional,1,#permen,1,#Permendikbudno.30,1,#seksbebas,4,#zina,1,212mart,1,aa gym,4,aadk,1,Aaw,1,ACN,4,ada apa dengan konsen,1,adara,1,ahmat davutoglu,1,ahzami samiun jazuli,1,aid al-qarni,1,aidit,1,air zam zam,1,ajat syaikhu,2,ak parti,1,akhrawi,1,akmal sjafril,4,AKP,6,aksi 112,1,aksi 115,1,aksi 212,2,Aksi 64,2,Aksi Bela Baitul Maqdis,1,aksi bela palestina,7,aksi kemanusiaan,1,aksi palestina,1,aksi peduli aleppo,1,aktivitasdakwah,146,Aku Kamu Adalah Kita,2,al aqsha,4,al irsyad,1,al zawari,1,al-aqsa,1,al-qarni,1,al-qassam,1,al-qur'an,5,al-quran,4,alamislami,926,alaqsa,4,alasan logis mengelilingi ka'bah,1,alasan nikah muda,1,aleppo,6,aleppoisburning,1,alexis,3,aljazeera,1,alkhusairi,1,Allah,3,Almuzzammil Yusuf,2,alquds,1,alqur'an,2,alquran,41,Alvin,1,ambulance,1,ambulans,1,amerika,7,amerika serikat,1,amien,1,Amien rais,5,anak,2,anak dilarang ke masjid,1,Anak Inggris Hafal Al-Qur'an,1,anak kembar,1,anak masjid,2,anak masjid ribut,1,anak palestina,2,anak pendeta,1,anak TK CHina baca Al Quran,1,anak-anak masjid,1,analisa,24,anggota dewan PKS,2,anggota dewan sederhana,2,anggota dprd bekasi,1,anggota odoj meninggal dunia,1,anggota parlemen,1,anggota PKI,1,Anggota TNI,1,anggota TNI Hafal Al Qur'an,1,anggota TNI Hafal Qur'an,1,angsuran bank,1,ani yudhoyono,1,anies baswedan,57,Anies sandi,8,anjing,1,anti lgbt,2,anti vaksin,7,Anya,1,aqsha,2,arab,1,arab israel,1,arab saudi,7,arab saudi jamin kesehatan warga yaman,1,arabic,3,ari purbono,1,arie untung,1,arifin ilham,3,artefak,1,as-sisi,1,asma nadia,2,asyuro,1,ataturk,1,ateisme hanya kenakalan saja,1,atheis,1,Aung San Suu Kyi,2,australia,1,Awkarin,1,ayah,8,ayat ayat cinta,2,azan,1,azan pengeras suara,1,azan turki,1,bachtiar nashir,1,bachtiar nasir,2,bahasa arab,1,baliho KB,1,bandara paris,1,bandung,7,bangkok,1,banjir,2,banjir Jakarta,1,bank riba,2,bantuan,1,bantuan kemanusiaan,1,bantuan turki,1,bantuan turki gaza,1,barat,1,barokah,1,basar asad,1,bashar asad,1,batik trusmi,1,bayan,4,bayar puasa,1,baznas,1,bds,1,bebas hutang,1,Begin Again,1,Belanda,1,belum hamil?,1,Bencana Purworejo,1,bendera,1,Bendri Jaisyurrahman,1,beras maknyus,2,berau,2,berita,4932,berita duka muhammad ali,1,berita nasional,4,beritafoto,51,bermain di masjid,1,bhiksu budha,1,bid'ah,1,bila ingin disebut Allah,1,bin,1,binali,1,birokrasi,1,bisnis,2,board of peace,1,boikot,1,boikot starbuck,2,bom,1,bom depok,1,brasil,2,Britain,1,brunei,5,budha,2,bukan negero dongeng,1,buku,19,bunda yoyoh,15,burqa,2,buruh,2,busana,1,buya hamka,5,cadar,5,caesar,1,cagub jabar,1,cahyadi takariawan,1,caisar,1,cara mendidik anak,1,charles darwin,1,Charlie Hebdo,1,chelsea,1,China,4,cicak,1,cincin,1,cinta masjid,1,cirebon,1,corona,9,covid19,2,crane,2,cupink topan,2,daerah,7,dahlan iskan,4,dakwah,147,dakwahkantor,1,davutoglu,1,ddii,1,Deen Mohammad Shaikh,1,dembaba,2,demokrasi,1,demokratis,1,denny indrayana,1,denny JA,1,depok,4,derajat,1,dewan dakwah,2,Dibutuhkan Masjid Ramah Anak,1,Didin Hafidhuddin,1,dina lorenza,1,diskriminasi,1,Dk pbb,1,doa,1,doa gempa,1,dokter,1,dokter pembersih sepatu,1,dokter Tirta,1,Domingus Roudolsifa,1,Donal Trump,1,donald trump,3,Dosen Amerika Masuk Islam,1,dosen FMIPA UNY,1,dosen katolik masuk islam,1,dprd semarang,1,Dr Zakir Naik,5,dropship dalam Islam,1,Dropship halal,1,dropship haram,1,dsp pks,1,dunia,60,dunia islam,235,duniaislam,13,duta besar israel,1,duterte,1,e-ktp,1,egi john,4,Egyptair,1,ekonomi syariah,1,ekonomisyariah,90,ektp kepercayaan,2,elang gumilang,1,embunpagi,29,Entertainment,2,erdogan,57,Erez,1,eropa,3,Esebius Pomats,1,etika membutuhkan agennya,1,Eurasia,1,event,50,facebook,3,fahmi salim,1,farid nu'man,1,Fariq Zakir Naik,1,fatih,1,fds,1,felix siau,1,felix siauw,9,Feminisme,2,feriza,1,fethullah gulen,1,film 212,6,film islami,1,film pendek,3,fiqih,1,firanda adireja,1,FISIP Universitas Indonesia,1,flp,1,forum,1,foto,1,fpi,5,FPI Gaza,1,FPI Palestina,1,FPI peduli Palestina,1,FPKS,2,fpks dprd jakarta,2,fpks Jakarta,1,freemansory,1,gadis gereja masuk islam,1,gaji halal,1,gaji kecil,1,gardu listri,1,garuda,1,gatot,3,gay,1,gaza,29,gema keadilan,1,gempa,4,gerakan,14,gereja,1,gereja katolik,1,gerhana bulan,2,gerhana bulan total,1,ghazwul fikri,6,ghilad salit,1,gnpf mui,3,gnpf ulama,1,gojek,1,good governance,1,gpmp,1,Grand Metropolitan Mall Bekasi,1,gulen,2,gus nur,1,habib rizieq,10,habib salim,2,hadits,12,hafal al-qur'an,2,Hafalan Surat Yasin,1,hafidz anah,1,hafidz anak,1,hafidz quran,1,hafiz indonesia,1,Hafiz Indonesia RCTI,1,hagia sophia,2,haji,22,hak allah,1,halal haram dropship,1,hamas,7,hamil,3,hamka,2,handhphone ViTELL,1,hary tanoesoedibjo,1,hasan al banna,1,hasyim asyari,1,headline,8084,headline nasional,4,Helvy Tiana Rosa,1,hidayah,4,hidayatullah,1,hidup,1,hidup sederhana,1,hijab,2,hijrah,20,hikmah,27,Hindu Masuk Islam,2,Hizbut Tahrir,5,Hizbut Tahrir Indonesia,1,hmi,1,hoax,4,hti,11,hti dibubarkan,1,hukum dropship,1,hukum sropshipping,1,hukuman mati,1,hutang,1,ibadah haji,1,IBF 2918,1,ibnu mubarak,1,Ibnu Riyanto,1,ibu,2,ibu walikota padang,1,icc,1,idul adha,5,idul fitri,3,idul Fitri,6,idul Fitri Muhammadiyah,1,idulfitri,2,ikhwanul muslimin,3,iklan,15,ikrar syahadat,2,ikrar syahadat di yogyakarta,1,ikrimah,1,ilmu syar'i,1,ilmuan,1,IM,2,imam,1,imam malik,1,imunisasi,1,Indahnya Masjid MALL,1,indonesia,50,indonesia abstain suriah,1,Indonesia PBB,1,Indonesia salah PKI,1,indonesia tanpa jil,2,indosat,1,infoumat,20,injil barnabas,1,innalillahi muhammad ali,1,inspirasi,737,internasional,1836,intifadhah,1,Intifaha 3,1,intoleransi,1,irak,1,iran,1,Irfan Hakim Hafiz Indonesia,1,Irjen Pol. Prof. Dr. Iza Fadri,1,irwan prayitno,3,irwansyah,1,isbal,1,isil,1,isis,1,islam,11,Islam Bersatu,1,islam bukan agama arab,1,islam liberal,1,islam papua,1,islam-download.net,1,islamediaredaksi,38,islamophobia,1,ismail haniya,1,Ismail Yusanto,1,israel,26,Israel hentikam bantuan luar negeri,1,Israel pasang kamera pengintai,1,istambul,1,istiqlal,2,istiqomah,1,istri,2,Italia,3,itikaf,3,itj,3,itj bandung,1,ITJ Jakarta,1,jamaah,1,Jamaah Tabligh,1,jamin kesehatan,1,jangan ada tebang pilih dalam kasus penistaan agam,1,jangan lakukan ini,1,janji kampanye,1,janji pemerintah,1,jepang,1,jidat hitam,1,jihad,2,jihad islam,1,jilbab,3,jilbab diskriminasi,1,jilbab pramugari,1,JK,1,jodoh,1,jomblo,1,jordania,1,jual cincin,1,jurnal ramadhan,1,jurnalistik,3,jurnalistik dakwah,1,Jusuf Kalla,2,Juventus,1,ka'bah,3,kairo,1,kajian,29,kalender arab saudi masehi,1,kalender hijriah,2,kalender masehi,1,kanada,1,kangen band,1,Kapan Muhammadiyah Lebaran,1,kapan nikah,2,Kapolda Sumsel,1,karikatur,8,kaset,1,kashmir,1,kasunanan surakarta,1,Katharina Sutarni Sutanty,1,Katharina Sutarni Sutanty masuk islam,1,katolik,1,katolik masuk islam,2,katolik merapi,1,katolik papua,1,kawin,1,kdm,1,kebakaran,1,Kebangkitan,2,kedaulatan rakyat,1,kejam,1,kekejaman PKI,1,keluarga,183,kemenag,1,kenaikan upah,1,kepala suku papua,1,Kepanduan,1,kepenulisan,1,kesehatan,44,kesultanan yogyakarta,1,ketahanan keluarga,1,Kevin James,1,KH Arifin Ilham,1,khalid,1,khalid misy'al,1,Khilafiyah,1,khitbah,1,khusuf,1,khutbah,4,khutbah idul adha,1,khutbah idul fitri,1,khutbah jumat,2,Kiai Idham Chalid,1,kiamat,1,kiblat,1,kislap,1,kitab suci,1,kitabisa,1,kiyai slamet,1,KMGP,1,knrp,20,knrp jawa timur,2,kodam,1,koin,1,komnas,1,komunis,3,komunis china,2,Komunitas aci,1,konsep diin,1,konsep kebahagiaan dalam islam,1,konstantinopel,2,korban tragedi mina asal indonesia,1,korea,1,korupsi,3,korupsi e-KTP,1,KPK,3,krl,2,kronologis penembakan al-qarni,1,kudeta,2,kudeta gagal,1,kudeta militer turki,1,kudeta turki,4,kultwit,226,kurban,2,Kuwait,1,larangan mendidik anak,1,Letkol I Wayan Arta,1,Letkol I Wayan Arta Hafal Al-Qur'an,1,LGBT,14,LGTB,1,Libya,2,Lifestyle,1,logo HTI,1,logo palu arit,2,logo pki,1,london,2,lowongan,1,LPOI,1,lukis wajah nabi,1,lukman hakim saifudin,2,ma,1,Maariya Aslam,1,mabit,2,Madinah,2,madrasah,1,mahathir,4,maher zain,1,mahmud,1,mahram,1,Mahyeldi Ansyarullah,1,Makanan,1,makkah,2,malaysia,3,malik,1,Mall Pasar Raya Manggarai,1,Malta,1,mandi wajib,1,mandul,1,manggarai,1,manhaj,16,manusia dan kebahagiaan,1,marah,1,marbot masjid,1,maroko,1,Mas Gagah,1,masjid,5,Masjid Ahmet Akseki Camii,1,masjid al aqsa,2,Masjid Al Latief,1,Masjid Al Latief Pasar Raya manggarai,1,masjid blom m square,1,masjid di turki,1,masjid gede kauman,2,masjid kokas,1,masjid nabawi,1,Masjid Pasar Raya Manggarai,1,masjid turki,2,masjidil haram,3,masuk islam,4,mata uang,1,mavi marmara,1,MCI,2,membawa anak ke masjid,1,Memeluk Islam,1,menang,1,menangis,1,mendagri tjahjo kumolo,1,mendidik anak,2,mengelilingi ka'bah,1,menghormati yang tidak berpuasa,1,menikah muda,1,meninggal dunia,3,menteri agama,3,mentoring,1,menulis,2,menuntut ilmu,1,menyebabkan stroke,1,merasa benar,1,merdeka,1,mesir,161,messi,2,Mesut ozil,1,mie babi,1,mie instant korea,1,migran,1,milad fpi,2,militer turki,1,mimpi,1,mimpi bertemu Rasulullah,1,mina,4,minta maaf PKI,1,minta maaf ramadhan,1,misyal,1,MLM haram,1,MLM itu haram,1,modern,1,mogok,1,monas,1,Mossad,1,mtq,1,mts walisongo,1,MTT,2,mualaf,46,mualaf Budha,1,mualaf center indonesia,1,mualaf hindu,1,Mualaf Hindu Masuk Islam,2,mualaf kristen,1,Mualaf Pakistan,1,muallaf,15,mudik,1,Muhamad Ali meninggal dunia,1,Muhammad Abduh Tuasikal,1,Muhammad Al Fatih,1,muhammad ali,5,muhammad ali bicara kematian,1,muhammad ali masuk islam,1,muhammad ali mati,2,muhammad ali meninggal dunia,2,muhammad ali wafat,2,Muhammad badie,1,Muhammad Najeeb Abdur Razzaq,1,Muhammadilah Idul Fitri,1,muhammadiyah,9,muhammadiyah idul fitri 2016,1,Muhammadiyah Idul Fitri 6 Juli,1,Muhammadiyah Lebaran Rabu,1,muharam,1,MUI,5,munajat 212,1,murabithun,1,mursi,7,mursyid am,1,museum,1,museum nasional,1,Muslim,11,muslim bosnia,1,muslim myanmar,2,Muslim Paris,1,muslim perancis,2,muslim rohingya,3,muslimah,48,mustafa kemal pasha,1,mutabaah harian ramadhan,1,muzammil hasballah,6,myanmar,6,Nabawi,1,nabi,2,nakes,3,nama foundation,2,nandang burhanudin,1,nasihat,96,nasioanal,1,nasional,776,nasional. palestina,1,nasional. pilgub jabar 2018,1,nasional. pks,1,nasional. spi Jakarta,3,nasonal,2,nasyid,74,nativisasi,2,nato,1,Nazia Ali,1,nenek ikrar syahadat,1,Nenek Katharina Sutarni Sutanty,1,nenek katolik masuk islam,1,nenek masuk islam,1,neno warisman,1,netanyahu,2,new york times,1,ngo,1,Nico Ardiansyah,1,nikah,109,nikah 17 tahun,1,Nikah massal gaza,1,nikah muda,1,nikah murah,1,nikah tanpa pacaran,1,nimr al nimr,1,No Other Land,1,novel baswedan,8,november,1,NU,3,nusantara,1,obama,2,odoj,18,oemar mita,1,OJOL,3,ok oce,1,oki setiana dewi,2,Okoso Zukin,1,opini,269,orang benar,1,orang merasa paling benar,1,ormas seragam tni,1,oslo,1,ottoman,3,pahlawan,1,palestin,1,palestina,1077,palestina suruah,1,palestinaterkini,64,pangeran saudi,1,pantai padang,1,panti wreda,1,papua,3,parenting,12,paris,1,parlemen,1,partai 212,3,partai berkuasa,1,partner,2,Pasar Raya Manggarai,1,PBB,3,PBB Suriah,1,pedang,1,peduli,208,pemakaman muhammad ali,1,pembunuhan ahli drone,1,pemeluk katolik masuk islam,1,Pemerintah Turki,1,pemilu,2,pemilu 2019,1,pemilu turki,1,pemimpin serbia,1,pemkot,1,pemuda papua ikrar syahadat,1,pemuda papua masuk islam,1,pemukim ilegal,1,pemukim yahudi,1,penakhlukan konstantinopel,1,Penaklukan Konstantinopel,1,penembakan,1,penemu,1,Pengadilan Surambi,1,pengajian,1,pengeras suara,2,Penghafal Al-Quran,1,pengungsi,2,pengungsi suriah,1,pengusaha golf masuk islam,1,pengusaha muslim,1,penista agama,1,penjahat peranng,1,penjajah israel,1,penyimpangan asyuro,1,peradaban,1,perancis,3,perasaan,1,perempuan peradaban,1,Peringatan Milad ke 563 Tahun Penaklukan Konstantinopel,1,pernikahan,2,perppu ormas,2,Persahabatan,1,persatuan islam,1,Persatuan Ulama Muslim Internasional,1,persis,2,philipina,1,pilgub jabar,2,pilkadadki,5,pilpres,1,Piprim Basarah Yanuarso,2,pki,4,PKI menyerang Gontor,1,pks,75,PKS Kota Tegal,1,pksmuda,1,PLN,2,plularitas,1,poligami,2,polisi sholeh,1,polisi tilawah al quran,1,politik,19,potong kuku,1,PPP,1,prabowo,1,prabowohatta,1,prancis,1,prasasti,1,Prasetyo Budi .W,1,presiden,2,presiden mesir,1,presiden pks,1,presiden Turki,1,pria suriah,1,proklamasi,1,puasa,2,puasa senin kamis,1,puasa syawal,1,pui,1,puisi,3,pulung sampah padang,1,purwokerto,1,putin,3,Putra Arifin Ilham,1,putri yusuf mansur,1,putri Yusuf Mansur Mimpi Bertemu Rasulullah,1,qatar,8,qunut,2,Qunut Shubuh,2,qur'an,3,qurban,6,r4biah,8,rabia,1,rabiah,1,Rabithah Alawiyah,1,radio,1,Radovan Karadzic,1,raja arab,1,raja faisal,1,raja salman,5,rakyat,1,ramadan,1,ramadhan,101,ramadhan 1437,1,Ramadhan di Paris,1,ramah anak,1,referendum,1,referendum turki,2,rekaman kajian,1,rekaman kajian ilmiah,1,Relawan PKS,1,remaja,46,resensi,3,resepsi mahal,1,resepsi pernikahan,1,resolusi,2,resolusi dk pbb,1,reuni 212,14,Revolusi,1,reyhan,1,reza noah,1,rezeki,1,rezeki milik siapa,1,riba,3,ridley,1,ridwan kamil,13,ridwan tulus,1,Rimpu Bima NTB,1,Rimpu Colo,1,Rimpu Mpida,1,rindu sang murabbi,1,Rodrigo Duterte,1,rohingya,14,rohis,2,rokok,1,ronaldo,1,rumah makan,1,Rumah Tangga Sakinah,1,rumah zakat,2,rusia,4,Ruu kk,1,ruu pks,4,ruutpks,2,RZ,1,sabana,1,sadiq khan,4,sakinag,1,salah alarouri,1,salaman,1,salim a fillah,4,salim segaf,1,Sally Giovani,1,Sally Giovanni,1,samuel etoo,1,sandiaga uno,8,saptuari,5,saptuari sugiharto,1,sari roti,2,sarjana,1,sastra,163,saudi,2,sayyid quthb,1,sby,2,SDIT,1,sedekah,1,sedih,1,sejarah,12,sejarah islam,4,sejarah palestina,1,sekolah,5,sekolah pemikiran islam,7,selfie,1,semarang,1,seni,9,senyum,1,setya novanto,1,shalit,1,shamsi ali,1,shaum,1,SHIELD,3,shoes and care,1,shola idul fitri,1,sholat,2,sholat ashar,1,sholat berjamaah,2,silatnas 2017,1,sim gratis,1,sirah,1,siroh,52,smart171,1,Smartphones,1,soeharto,1,soekarno,1,sohibul iman,4,solo,2,somalia,2,Sonia Ristanti,1,sosial,2,spanduk,1,SPEED,1,spi,12,spi bandung,11,Spi fatahillah,1,spi jakarta,38,SPI Tangerang,1,spj,1,sri lanka,1,steven indra wibowo,1,suami sholeh,1,suara ibu,1,suara pembaca,1,suarapembaca,107,sudah hamil?,1,Sudan,2,sudrajat syaikhu,2,sukmawati,18,sukmawatii,1,suku pedalaman,1,suku wana,1,sulawesi tenggara,1,suleiman,1,sultan murad,1,sumbar,1,sundar,1,surah,1,surahman hidayat,1,suriah,26,suster katolik,1,swedia,1,swiss,2,syafii antonio,2,syahadat,3,syahid,1,syaikh yusuf al-qaradawi,2,syam,1,Syamsul Falah,1,syariah,145,syariat,1,syawal,1,syeik al-qarni,1,Syeikh Al-Qarni,1,syekh,1,syiah,7,Syiekh Sholah al Budair,1,taaruf,2,taat suami,1,Tabloid Indonesia Barokah,1,tabrakan mobil di saudi,1,tahuidullah,1,takdir,1,tanpa riba,3,tanyajawab,75,tarbawi,45,tarhib,1,tato,1,taujih,2,taujih online,53,Tausyiah,17,Tech,6,tedc,1,teheran,1,teknologi,4,teladan,91,Telkomsel,2,tenggelam,1,tentang dahlan iskan,1,Tentang Oki Setiana Dewi,1,Tentara,1,tentara israel,1,Tentara Korea,1,tepi barat,1,tere liye,2,teror,2,teuku wisnu,4,thulabiy,133,tidur,1,tidur sahur stroke,1,tidur setelah sahur,1,tikam,1,tilawah,3,time,1,timur tengah,1,tinggalkan riba,1,tips,9,tips menulis,1,tips trik menulis,1,Tirta Mandira Hudhi,1,TNI,4,togutil,1,tokoh,16,tol bawah laut,1,toleransi,1,tolikara,1,tqd,11,tradisi bid'ah,1,tragedi,2,trump,7,Tsabit bin Ibrahim,1,tsaqofah,142,tsunami,2,tukang sayur,1,tuna rungu mualaf,1,tunahan kuzu,1,tunisia,1,turki,72,tvone,1,ubn,1,uganda,1,ui,1,uighur,3,ukhuwah,11,ukmi,1,ulama,1,ulil,1,Ulil Abshar Abdala,1,umahat,62,umar,1,umar bin abdul azis,1,umat,14,Ummi Pipik,1,Unesco,2,uni eropa,1,Univsersitas Islam Gaza Palestina,1,upah minimum,1,usradz Firanda adirja,1,ustadz,66,ustadz abdul somad,20,ustadz adi hidayat,8,Ustadz Arifin Ilham,4,ustadz Felix,4,ustadz hanan attaki,1,Ustadz Hasan Lubis,1,ustadz hilmy,1,ustadz zulkifli,1,utang,1,utsmani,1,vaksin,8,van damme,1,video,18,vitell logo pki,1,wahabi,1,wahyu dan kenabian,1,wali kota padang,1,walid,1,Walikota Bogor Bima Arya,2,walikota muslim london,1,walikota padang,1,walimah murah,1,wanita amerika,1,warga amerika ikrar syahadat,2,warga gaza,1,warga palestina,1,warga suriah,1,warga yaman,1,wawancara,37,White helmet,1,wilders,2,wirausaha,17,Wirda Salamah Ulya,1,Wirda Yusuf Mansur,1,worldview islam,2,xinjiang,1,Yaminah Elsyaib,1,Yasser arafat,1,Yerussalem,3,yudas iskariot,1,yunani,1,yusuf alqaradawi,1,yusuf mansur,1,Yusuf Qaradawi,1,yvonne,1,zakat,6,Zakir Naik,8,
ltr
item
Islamedia - Media Islam Online: Akad Nikah di Masjid, Menyerupai Orang Kafir dan Terlarang?
Akad Nikah di Masjid, Menyerupai Orang Kafir dan Terlarang?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgt4dmCSJrJGn7sslSPGjhUGzflvyt5ACsgB-u_Hp2KHLB2I5vqcuSyp9CzwLOvFQAgh8400Z_u1T6Os78CkFyKhJOsG4LySohSPTWjC7wKKe_AC4YfGwDpb3owNBuNoOUtXFB_BFrWa7z/s400/akad.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgt4dmCSJrJGn7sslSPGjhUGzflvyt5ACsgB-u_Hp2KHLB2I5vqcuSyp9CzwLOvFQAgh8400Z_u1T6Os78CkFyKhJOsG4LySohSPTWjC7wKKe_AC4YfGwDpb3owNBuNoOUtXFB_BFrWa7z/s72-c/akad.jpg
Islamedia - Media Islam Online
https://www.islamedia.id/2012/12/akad-nikah-di-masjid-menyerupai-orang.html
https://www.islamedia.id/
https://www.islamedia.id/
https://www.islamedia.id/2012/12/akad-nikah-di-masjid-menyerupai-orang.html
false
4462325520328585611
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content