Erdogan Jenguk Anwar Ibrahim di Rumah Sakit Turki


Islamedia Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat Malaysia Datuk Anwar Ibrahim menjalani proses operasi pembedahan tulang belakang di Turki, setelah sebelumnya melakukan kunjungan ke Jakarta.

"Selesai kegiatan padat di Jakarta, saya perlu terbang ke Turki bagi menjalani pembedahan tulang belakang," ujar Anwar melalui pesan tertulisnya di akun facebook pribadinya, Ahad (8/7/2018).

Anwar menjalani pemeriksaan pembuluh arteri jantung (coronary angiogram) sebagai tahap menjalani pembedahan tulang belakang dan bahu. Pemeriksaan telah berjalan dengan baik.

Lebih lanjut Anwar menyatakan pembedahan tulang belakang susulan di Rumah Sakit Medipol Mega University, Istanbul akan dilakukan untuk menyembuhkan penyempitan tulang belakang (lumbar central stenosis secondary) dan herniasi sentral (central disc hernation), Kamis mendatang.

"Alhamdullilah, kesehatan berangsur baik seusai pembedahan dan saya dijadwalkan menjalani satu lagi pembedahan pada Kamis di bagian bahu kanan. Mohon doa agar semuanya berjalan lancar," tulis Anwar.

Selama masa pemulihan operasi di Istanbul, Anwar sempat dijenguk oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan istrinya.

Pada kesempatan itu, Anwar mengucapkan selamat kepada Erdogan yang baru saja memenangkan pemilu di Turki.

"Pastinya kemenangan tersebut akan terus memberi nilai tambah kepada suburnya demokrasi di dalam dunia Islam kontemporer," tulis Anwar di akun resminya.

Dia juga menyampaikan niat Malaysia untuk memperkuat hubungan kerja sama dengan Turki.

"Respons balas Presiden Erdogan nyata positif. Mudah-mudahan persahabatan erat ini dapat terus terjalin dan diperkukuh," kata Anwar.

Seperti diketahi Anwar Ibrahim juga merupakan Ketua Pakatan Harapan, koalisi yang memenangkan pemilu Malaysia yang lalu. Perdana Menteri Mahathir Mohamad, 93, menyatakan dia akan menyerahkan kekuasaan kepada Anwar setelah dia terpilih sebagai anggota Parlemen dalam pemilu sela yang akan segera digelar.

Saat ini Anwar sudah berusia 70 tahun dan dibebaskan dari penjara pada 16 Mei 2018 lalu setelah menerima pengampunan dari Raja Malaysia. [islamedia].

Baca Ini Juga ...: