Nyali Tak Bertepi "Laki-Laki Shubuh" Novel Baswedan



Islamedia Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjutak memposting foto wajah seorang pria dengan mata sebelah kiri dalam keadaan rusak parah.

Foto tersebut adalah foto wajah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan setelah wajahnya disiram air keras oleh pihak yang hingga saat ini tidak diketahui siapa.


"Saya seringkali merasa minder, dan malu dengan Tauhid Murni, Nyali yang tak bertepi, Jihad Lawan korupsi yang tak pernah mati yang terus bersemayam di hati laki-laki Subuh (Novel Baswedan). Saya malu dengan diri sendiri, dia kehilangan banyak hal demi perjuangannya itu" tulis Dahnil di akun facebook pribadinya, sabtu(20/1/2018).


Dahnil juga menerangkan bahwa foto wajah pria dengan mata kiri rusak sengaja dipublikasi untuk mengingatkan semua pihak tentang sosok Novel Baswedan.


"Gambar ini sengaja saat ini Saya publikasi, untuk mengingatkan kita semua. Novel kini terus berjuang untuk memperbaiki mata kirinya yg hancur, dan mata kanannya yang harus dibantu hard lens untuk melihat" papar Dahnil.


Lebih lanjut Dahnil menjelaskan bahwa yang dilakukannya ukan sekedar tentang membela sahabat kami Novel Baswedan, tapi ini tentang pembelaan hak-hak masa depan Indonesia yang lebih baik.



"Bagi Saya ini Bukan sekedar tentang membela sahabat kami Novel Baswedan, tapi ini tentang pembelaan hak-hak masa depan Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang bebas dari korupsi yang dirampas oleh para Bandit Koruptor yang tega menyerang Novel, ditengah Presiden dan Pimpinan KPK ternyata telah kehilangan nyali berhadapan dengan “Mereka” yang saat ini mengendalikan hukum dan seolah menjadi penentu siapa yang bersalah dan tidak Tanpa peduli bahwa Ada hari Dimana semua harus dipertanggungjawabkan Tanpa bisa disembunyikan" tegas Dahnil.  
[islamedia].