Amerika Resmi Potong 866 Miliar Rupiah Dana Bantuan UNRWA PBB untuk Pengungsi Palestina


Islamedia Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi memotong dana bantuan kepada Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) senilai USD65 juta atau senilai dengan Rp. 866 miliar. Namun, Kementerian Luar Negeri AS menyatakan bahwa pemotongan itu bukan merupakan hukuman bagi Otoritas Palestina.

Pada 5 Januari 2018, Amerika sempat mengancam akan membekukan dana bantuan kepada UNRWA sebesar USD125 juta (setara Rp1,6 triliun) dan pengumuman resmi pemotongan tersebut baru dilakukan pada Selasa 16 Januari 2018.

Dana bantuan tahunan itu sedianya diberikan oleh AS kepada UNRWA pada 1 Januari. Akan tetapi, dana diputuskan untuk dibekukan hingga pemerintah AS selesai melakukan peninjauan ulang terhadap Otoritas Palestina.

Menurut Presiden AS Donald Trump ancaman pembekuan dana bantuan kepada UNRWA karena Otoritas Palestina dinilai tidak lagi berkeinginan menggelar perundingan damai dengan Israel. Pria berusia 71 tahun itu menyindir Otoritas Palestina lewat akun Twitter.

Kami membayar RATUSAN JUTA DOLAR setiap tahun dan tidak mendapatkan apresiasi atau respek. Mereka bahkan tidak lagi ingin menegosiasikan kesepakatan damai dengan Israel. Karena Palestina tidak lagi ingin melanjutkan perundingan damai, mengapa kita harus terus mengeluarkan banyak uang?” kicau Trump di twitter.

Sementara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sangat menyayangkan sikap Amerika yang memotong dana bantuan untuk Palestina tersebut. Pria asal Portugal itu mengaku tidak tahu menahu terkait pemotongan, tetapi menyatakan bahwa tindakan tersebut sangat memprihatinkan karena menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas kawasan. [islamedia]