Singgung Hadits Nabi Muhamad, Abu Janda "Disemprot" Mahfud MD di ILC


Islamedia Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahmud MD menegur secara keras Permadi Arya alias Abu Janda dikarenakan menyebut hadits baru ada 200 tahun setelah Rasulullah wafat.

Abu Janda mempersoalkan hadits karena baru ada 200 tahun setelah Rasulullah wafat. “..... Yang saya tahu sebagai saya seorang Muslim, hadits itu baru ada 200 tahun setelah Rasulullah Wafat, banyak yang Dhoif, banyak yang palsu juga, nyuwun sewu jika itu tidak bisa dijadikan pegangan...” kata Abu Janda

Pernyataan Abu Janda menurut Mahmud MD justru bertentangan dengan tradisi NU yang sangat mempercayai hadits Nabi Muhammad SAW.

Ketika Saudara Felix membaca beberapa hadits, lalu dia membantah mengatakan bahwa ‘hadits itu kan ada 200 tahun sesudah Nabi wafat’. Wah ini sangat bertentangan. Pandangan ini sangat bertentangan dengan tradisi NU,” jelas Prof Mahfud MD dalam acara ILC TVONE, selasa(5/12/2017). 

Prof Mahmud memaparkan bahwa “Justru NU mengembangkan hadits itu dan tahu bahwa hadits itu memang ditulis dan diteliti secara resmi dalam ilmu mustholah hadits. Itu tahu orang NU. Orang pesantren tahu bahwa hadits itu dihimpun 200 tahun sesudah Nabi wafat tapi di pesantren, ini dipercaya. Karena apa? Karena setelah diteliti hadits itu ada tingkatannya”.

Lebih lanjut Prof Mahmud menerangkan bahwa hadits yang dikatakan oleh ustadz Felix itu tadi shahih, itu tidak bisa dikatakan ‘wah itu kan sudah 200 tahun setelah Nabi wafat’. 

"Itu menusuk atau melangar tradisi pesantren sebenarnya. Kalau mempersoalkan hadits yang sudah 200 tahun itu,” tegas Mahfud disambut tepuk tangan dalam studio ILC. [islamedia].