Arogan, Trump Sebut Sadiq Khan Wajib Ikut Tes IQ


Dalam sebuah wawancara di acara televisi Good Morning Britain, bakal calon presiden Amerika Serikat asal Partai Republik Donald Trump sebut wali kota muslim pertama London Sadiq Khan adalah orang bodoh dan wajib ikut tes IQ.

"Dia tidak kenal saya. Belum pula kami pernah bertemu. Dia tidak tahu tentang saya dalam hal apa pun. Saya pikir pernyataannya sangat buruk. Katakan padanya saya akan selalu ingat kritiknya itu," ujar Trump, seperti diberitakan Merdeka, mengutip harian Daily Mail, Senin (16/5).

Hal tersebut ia utarakan akibat Khan mengkritik kebijakan Trump melarang orang Islam masuk Amerika Serikat.

Menanggapi penghinaan pria 69 tahun tersebut, juru bicara Sadiq Khan mengatakan seandainya Trump menang dan terpilih, itu tidak akan berpengaruh apa pun bagi Khan.

"Saya berharap dia dapat bersikap baik, tidak berpengaruh apa pun terhadap Khan, bila dia menantang untuk tes IQ, perlu ditegaskan kebodohan bukanlah hal yang sama dengan kekurangan intelegensi," tutur jubir Khan.

Seperti diberitakan, Khan mengatakan Trump tidak mengerti soal Islam dan pandangannya dipengaruhi oleh paham ekstrem yang menargetkan kaum muda.

Akibat pernyataan pelarangan Muslim masuk ke Amerika Serikat bila Trump terpilih menjadi presiden AS, ia juga mengklaim hubungannya tidak begitu baik dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron. [merdeka/islamedia]
close
Banner iklan disini