Kisah Akhwat Tunarungu Bercadar Ini Membuat Netizen Menangis Haru




Islamedia - "Terharu bahkan menangis membaca kisahnya" tulis akun bernama Amar setelah membaca sebuah kisah nyata yang menceritakan seorang Akhwat Tunarungu Bercadar.


Senada dengan Amar, akun bernama Ummu Athirah menuliskan "Rasanya pengen peluk ukhty ini." Dan banyak komentar haru dan doa setelah membaca kisah ini.


Kisah Akhwat Tunarungu Bercadar ini ditulis oleh sebuah akun Facebook bernama Dar En Nahl pada Selasa, 1 September 2015.


Dalam tulisanya tersebut, Dar En Nahl menceritakan kejadian yang luar biasa ketika menjumpai seorang Akhwat Bercadar Tunarungu yang berada dihalaman Masjid Agung Sragen. Kejadian dalam kisah tersebut terjadi pada hari Ahad, 30 Agustus 2015.


Hingga berita ini diturunkan, rabu (2/9/2015), kisah Akhat Tunarungu Bercadar telah menarik perhatian dari para netizen, lebih dari 2000 netizen menshare kisah ini.


Berikut kisah lengkapnya yang dikutip dari tulisan Facebook Dar En Nahl:




Assalamu'alaykum.


Saya punya cerita hari ini
Mungkin judul yang tepat adalah:
"Akhwat Bercadar dengan Selembar Kertas Putih Kusut"


Terjadi pada 30 Agustus 2015, dimulai dari saat saya pulang part time di kota Seragen, saya dan ke 3 temen saya istirahat di masjid agung Sragen untuk persiapan Shalat dhuhur. Sesampai nya di parkiran, saya melihat akhwat membawa keranjang putih dan selembar kertas di tangan nya.


Kemudian menyodorkan selembar kertas tulis kusut itu ke jama'ah yg mau shalat dan di kembalikan nya kertas itu pada akhwat. Si akhwat akhrinya dengan mata sayu itu, lekas duduk di bawah pohon dan melihat saya, entah yang saya lihat mata si akhwat itu seperti berbicara agar aku mendekat.


Saya curiga ketika saya turun dari motor, saya mendekati akhwat, yang ber jarak 7 meter dari si akhwat, saya mendekati dan menyapa, saya bilang jualan apa ukhty, dia gak jawab?
Akhwat tersebut kemudian memberikan selembar kertas tulis yang kusut ketika saya baca kertas itu yang dia tulis


"aku ini tunarungu dan gak bisa bicara,mau beli apa" bunyi tulisan dalam kertas tersebut.


Ketika saya membaca tulisan itu saya sedih, hati saya terasa mau jatuh, melihat perjuangan si akhwat ini meskipun ia di beri keterbatasan oleh Allah, tapi akhwat ini bisa menjaga aurat nya tidak itu juga ia tidak putus asa ia bekerja tanpa harus meminta-meminta, dia berjuang dengan bermodal kertas kusut dan beberapa asesoris yang harga nya dari 2000 sampai 6000 rupiah,,


Dengan jarinya ia menyebut kan harga nya, meskipun ia dapat ke untungan sedikit ia tetap istiqomah menjajakan dagangannya, subhanallah.


Mari kita doakan akhwat ini agar ia selalu istiqomah dan kita harus belajar darinya. Ini nyata yang saya alami sendiri,semoga bermanfaat, Jazakallah


Mari kita doakan untuknya dan umat muslim seluruhnya agar dijauhkan dari perbuatan meminta minta. Aamiin. Semoga Allah SWT memudahkan segala urusan akhwat tsb dan umat muslim lainnya... Aamiin..



Berikut ini foto-foto tantang Akhwat Bercadar Tunarungu.




[caption id="attachment_2729" align="aligncenter" width="586"]akhwat 3 Produk yang dijual[/caption]

[caption id="attachment_2730" align="aligncenter" width="602"]akhwat 2 Kertas Sarana Komunikasi[/caption]

[caption id="attachment_2731" align="aligncenter" width="595"]Akhwat 1 Akhwat Bercadar Tunarungu[/caption]

[islamedia/mh]