Sepanjang Tahun 2014 Terjadi Lebih Dari 20 Ribu Kasus Serangan Seksual di Militer AS


Islamedia - Sepanjang tahun 2014, setidaknya ada lebih dari 20 ribu insiden kontak seksual yang tidak diinginkan di kalangan militer Amerika Serikat.

Begitu temuan penelitian terbaru yang ditemukan oleh Rand Corp. yakni sebuah think tank yang berbasis di Santa Monica. Penelitian itu sendiri dilakukan berdasarkan survei yang dilakukan kepada 17 ribu tentara.

Dalam penelitian itu ditemukan bahwa 54 persen dari para korban penyerangan seksual di kalangan militer Amerika Serikat mengaku penyerangan dilakukan oleh oknum militer yang berpangkat lebih tinggi.

Secara keseluruhan, dalam penelitian itu ditemukan bahwa 81 persen pria dan 89 persen wanita mengatakan bahwa pelaku penyerangan seksual merupakan orang lain di dalam tubuh militer.

Sementara itu, sekitar 45 persen serangan seksual biasa terjadi di instalasi militer atau kapal.

Studi yang dirilis pada Jumat, menyoroti perbedaan gender dalam kekerasan seksual dan pelecehan di militer AS.

"Temuan ini harus memfasilitasi strategi yang baru yang lebih memiliki target untuk memerangi masalah ini dalam pengaturan militer dan non-militer," kata salah seorang peneliti perilaku di Rand, Andrew Morral seperi dimuat Press TV. [rmol/islamedia]