Mekkah Bakal Miliki Jalur Pedestrian Terpanjang di Dunia


Islamedia -  Jalan khusus pejalan kaki dengan rute Arafah - Mekkah hampir rampung dibangun dan akan dibuka sebelum musim haji tahun ini, demikian disampaikan pejabat senior Pemerintah Kota Mekkah seperti dikutip kantor berita IINA pada Selasa (28/4) pekan lalu.

Hisham Shilly, Kepala Dinas Pertamanan dan Fasum Pemkot Mekkah, mengatakan bahwa tahap pertama dan kedua proyek jalan itu telah selesai dan pekerjaan berikutnya berjalan lancar untuk tahap ketiga dan tahap penyelesaian. 

"Jalan tersebut tak diragukan lagi bakal menjadi jalur pejalan kaki terpanjang di dunia," ujar Hisham. 

Hisham mengingatkan kembali bahwa proyek jalan itu dimulai pada dua tahun lalu dan akan diluncurkan secara resmi penggunaannya pada sekitar bulan September mendatang. 

"Setelah selesai dibangun, penggunaan jalur pejalan kaki ini tidak akan dibatasi hanya untuk jamaah haji dan umrah, tetapi juga akan dimanfaatkan sebagai bagian dari fasilitas taman umum oleh warga kota Mekkah," kata Hisham.

Ia juga mengatakan bahwa jalur pejalan kaki itu merupakan bagian dari jejaring jalan jamaah haji dan umrah di antara Arafah dan Masjidil Haram. "Jejaring jalan ini termasuk jalan paralel ke Masjid Namira dan Jalan Al-Mishaer Al-Haram di Muzdalifah," lanjutnya.

Pada tahap ketiga dan tahap akhir, kata Hisham, akan dipasangkan ubin dan karpet, serta didukung pembangunan fasilitas lain seperti titik-titik usaha, pos keamanan, layanan ambulan, dan lainnya.

Ia menyatakan bahwa Pemkot Mekkah sejauh ini sudah membuka 13 jalur pedestrian baru. Beberapa area di sekitar lembah bawah pun akan digunakan sebagai jalur pedestrian. Pengubahan area lembah bawah menjadi jalur jalan itu, menurut Hisham, juga akan membuat kawasan di sana tampak lebih tertata, sekaligus memberantas kekumuhan. (iina/ismed)