Pesan Presiden Erdogan Ini Menunjukkan Pembelaannya Terhadap Anak-anak


Islamedia -  Beberapa kali Presiden Turki Erdogan menunjukkan keberpihakannya kepada yang terzalimi, tak hanya sebatas menjadi pemimpin Turki, tapi pesannya didengar pula bergaung di kawasan, juga di dunia internasional. Dalam pernyataan terbarunya pada Selasa (21/4) lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan  menyerukan kepada dunia agar "jangan membunuhi anak-anak", demikian seperti dilaporkan kantor berita Turki Anadolu Agency. Hal itu dikemukakan Presiden Erdogan dalam acara yang dihadiri 250 anak-anak dari 24 negara. Acara tersebut berlangsung di Istana Kepresidenan di Ankara.

Seraya menukil karya penyair Turki abad ke-20 Nazim Hikmet Ran, Erdogan mengatakan kepada generasi cilik di hadapannya "Jikalau kalian tak memiliki impian, maka kalian tak memiliki tujuan. Aku ingin agar kalian tak pernah sekalipun menyerah dalam mewujudkan impian kalian bagi bangsa dan bagi dunia."

"Janganlah pernah berhenti memimpikan laut paling biru meskipun kalian sedang berada di tengah gurun pasir. Kami ingin melihat harapan di kedua mata kalian, bukan ketakutan. Sayangnya, kita kini masih melihat air mata bocah setiap detik berlalu."


Erdogan menambahkan, "Karena itu, kita serukan kepada dunia: 'Tuan puan, janganlah membunuhi anak-anak!'"

Pada hari Kamis, Turki merayakan  pembentukan Majelis Tinggi Nasional tahun 1920 yang didirikan pada saat berlangsungnya Perang Kemerdekaan. Pendiri republik Turki Mustafa Kemal Ataturk, yang menjadi ketua pertama di Majelis itu di Ankara, mendedikasikan hari pembentukan tersebut bagi anak-anak sedunia. Sebelumnya diberitakan, Zionis Israel mendapat kecaman dari lembaga advokasi hak anak internasional, akibat serangannya ke Jalur Gaza yang membantai ribuan anak tak berdosa. Rezim tiran Bashar Assad juga melakukan hal serupa kepada anak-anak warga negaranya sendiri. (iina/islamedia)