Air Tuba Dibalas Air Susu a la Muslim Queensland Australia


Islamedia -  Benci dilawan cinta, demikianlah yang dilakukan para pemimpin kaum muslimin di Queensland, Australia. Kepada para pelaku vandalisme yang merusak Masjid Toowoomba, para pemimpin muslim tersebut menyampaikan doa permaafan. Hal ini dipandang sebagai pesan damai bagi komunitas di Australia.

Juru bicara muslim Quennsland menyatakan bahwa ia memohonkan ampun kepada Allah SWT bagi siapapun tersangka yang melakukan serangan pembakaran. Serangan tersebut disebutkan "hampir seluruhnya menghancurkan" masjid Toowoomba.

Penyerangan yang terjadi pada Jum'at pekan lalu itu menjadi yang kedua kalinya terjadi pada tahun ini. Penyerangan atas masjid pertama di kota Queensland itu, terjadi hanya dua hari sebelum diselenggarakannya kegiatan Open Day yang sudah direncanakan sebelumnya.

Regu pemadam kebakaran dapat mengatasi api dalam waktu sejam. Tiga bukan sebelumnya, serangan pembakaran lainnya telah menghancurkan 80% bagian masjid.

"Semoga Allah ampuni atas apa yang telah mereka lakukan," kata Ali Kadri, Jubir Badan Islam Queensland, seperti dikutip Brisbane Times.

"Pada kesempatan yang sama ini, saya mendesak agar mereka berusaha untuk menjalani hidup dengan perdamaian, bukan kebencian, dan alih-alih menyerang kaum muslimin di tempat peribadahannya yang damai, mereka hendaknya mencoba untuk tahu dan berkenalan dengan orang Islam."

Serangan yang terjadi pada Jum'at lewat tengah malam itu dikutuk keras oleh pejabat kota setempat, karena dianggap sebagai tindakan yang merusak harmoni keagamaan di area itu.

"Komunitas kita ini bekerja keras untuk merawat dan merayakan kedamaian," ujar Walikota Toowoomba, konselor Paul Antonio.

"Ulah semacam ini, jujur saja, merupakan penghinaan yang gawat bagi orang-orang baik yang menganggap wilayah ini sebagai rumah," lanjut Antonio.

Umat Islam, yang telah bermukim di Australia selama lebih dari 200 tahun, menyusun 1.7 persen dari total populasi sebanyak 20 juta penduduk. (iina/islamedia)

close
Banner iklan disini