18 Ribu Pengungsi Palestina yang Terisolasi di Kamp Yarmouk Terancam Kelaparan


Islamedia -  Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengungkapkan kekhawatirannya yang mendalam atas dampak buruk kemanusiaan bagi 18 ribu warga sipil di kamp pengungsi Palestina Yarmouk Suriah yang terisolasi. 

Juru bicara media UNRWA Sami Mushashi dalam keterangannya hari Kamis (9/4) menegaskan, warga sipil pengungsi Palestina mengalami kelaparan dan kemiskinan serta tidak mampu memenuhi kebutuhan mendasar mereka selain juga ada ketakutan terkait perkembangan terkini yang menimpa mereka. 

Mushashi menegaskan, sejak meletus bentrokan pada April di Yarmouk, UNRWA tidak bisa menjalankan misi kemanusiaannya di dalam Yarmouk karena bentrokan sengit. 

Hanya kemarin UNRWA bisa menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk 94 warga sipil, 43 perempuan dan 20 anak-anak yang melarikan diri dari rumah mereka dan mengungsi ke sebuah sekolah dekat timur kamp. UNRWA memberikan makanan minuman dan selimut. 

UNRWA meminta kepada kelompok yang bertempur di dalam kamp untuk menjamin keamanan warga sipil dan memberikan peluang kepada pegawai kemanusiaan untuk memberikan bantuan.[infopalestina/Islamedia/YL]


close
Banner iklan disini