PM Israel didesak Menghentikan Peghancuran di Tepi Barat


Islamedia.co -  Lebih 400 rabbi dari Israel, Inggris, dan negara lain, mendesak PM Benjamin Netanyahu menghentikan penghancuran rumah-rumah penduduk Palestina di Tepi Barat.

Rabbis for Human Rights (RHR), demikian lembaga tempat para rabbi itu bergabung, menyampaikan lewat surat. Menurut mereka, sikap Netanyahu tidak sejalan dengan hukum internasional dan tradisi Yahudi.

Surat dikirim setelah Netanyahu mengumumkan akan menghancurkan 400 rumah warga Palestina di Tepi Barat, yang dikenal sebagai Area-C.

Daily Mail melaporkan Israel juga menghancurkan bungalow, yang pembangunannya didanai Uni Eropa, dengan alasan tidak memiliki ijin.

"Ribuan orang dipaksa membangun tanpa ijin, dan penderitaan manusia terjadi ketika ratusan rumah dihancurkan setiap tahun," demikian para rabbi dalam suratnya.

Israel, menurut para rabbi, memiliki kewajiban untuk memastikan setiap mahluk ciptaan Tuhan memiliki kesempatan membangun rumah untuk diri dan keluarga, terlepas masih adanya perbedaan pendapat.

Seorang utusan PBB untuk wilayah pendudukan Israel mengatakan perlawanan terhadap penghancuran rumah-rumah warga Palestina terus berlangsung. Terakhir, Israel menangkap 77 warga Palestina, setengah dari mereka anak-anak. (ini/islamedia)



close
Banner iklan disini