Mantan Dubes PBB : Presiden Erdogan Pahlawan Somalia


Islamedia.co -  Sangat menarik tulisan Abu Bakar Arman, Mantan Duta Besar Somalia untuk PBB tentang Erdogan: "Erdogan The Hero of Somalia":

Berikut ini beberapa pokok pemikirannya. Silahkan mencerna dan menikmati:

1. Bagaimana mungkin dia dituduh korupsi, retorik dan diktator oleh media Barat dan Gulenis sementara dia mendapatkan penghormatan luar biasa dari rakyat Somalia yang terkoyak dalam penderitaan.

2. Erdogan secara konkrit melakukan pembelaan yang hampir tidak pernah dilakukan oleh Barat sekalipun atas rakyat Somalia. Pada 2011, Erdogan bersama keluarga, para menteri dan pebisnis Turki mendatangi negeri miskin ditengah ancaman pembunuhan dari milisi As Shabab. Di Kota Mogadhisu yang terkoyak, Erdogan menyampaikan bahwa Ankara tidak akan meninggalkan saudara-saudara (Muslim) yang menderita. Ini adalah kunjungan pertama pemimpin negara non Afrika selama dua dekade di Somalia.

3. Erdogan mengabaikan tekanan dunia internasional untuk mengkordinasikan bantuan ke Somalia melalui Badan Dunia PBB di Nairobi, Kenya yang korup. 

Disepanjang 1991-2011, Badan PBB telah mengumpulkan hampir 55 Milyar dollar, namun hampir tidak ada kemajuan infratruktur dan proyek sustainable lainnya di Somalia. Sementara, Bantuan 500 juta dollar Turki, secara konkrit dinikmati rakyat Somalia dalam bentuk proyek infrastruktur jalan, bandara RS, masjid dan sekolah. 


4. Belum lagi, dampak keseriusan Erdogan membantu para pengungsi domestik dan meningkatkan standar kehidupan rakyat Somalia melalui pemberdayaan ekonomi. 

5. Nama Erdogan lebih populer dari Sharif Sheikh Ahmed , Presiden Somalia sendiri. Erdogan kini menjadi nama paling favorit bayi yang baru lahir di Somalia.

6. Kunjungan Erdogan kali ini menegaskan visi Turki baru yang memandang Afrika sebagai center of Gravity baik secara geo politik maupun geo-ekonomi. Somalia bagi Turki, selain keterikatan sejarah yang kuat, juga pasar potensial.

7. Karena persaingan kepentingan, arah hubungan Somalia-Turki akan menjadi ancaman:

- Kelompok militan As Shabab, yang memandang siapapun yang menjadi kawan pemerintah Somalia, juga akan menjadi musuh gerakan militan ini. Mereka mengaku bertanggung jawab atas serangan bom menjelang kunjungan Erdogan.

- Persaingan negara donor dan PBB, karena semakin sukses langkah Erdogan di Somalia, akan semakin mengungkap borok korupsi dan inefisiensi selama ini. Selain itu, model baru pemerintah modern dengan ethos Islam akan menjadi perhatian internasional.

[Ahmad Dzakirin/islamedia/YL]