Berkenalan dengan Muslim Gaza, Wanita Ini Masuk Islam


ilustrasi muslimah amerika
Islamedia.co - Seorang Mualaf Amerika Franky mengatakan, dirinya hanya menemukan kebenaran tentang kehidupan dalam agama Islam. Namun, jalan yang dilalui Franky menemukan Islam sangat panjang.

Ia harus mencoba satu persatu agama yang ada untuk mencari sebuah kebenaran tentang tujuan hidup manusia di dunia. Sebelumnya, ia merupakan seorang Katolik, Metodis dan Mormon serta belajar mengenai ajaran agama Hindu dan Budha hingga pada akhirnya ia memilih Islam.

Pengalamannya dimulai saat ia masuk ke Gereja Mormon atas permintaan suaminya yang merupakan seorang mormon setia. Beberapa kali ia pergi ke sana, namun ia merasa tak nyaman. Ia telah bekerja keras untuk dapat bergabung dengan lingkungan tersebut, namun semua sia-sia. Ia tidak bisa memahami ajaran agama yang mereka anut.

"Sekeras apapun saya mencoba, saya tidak pernah mengerti mengapa saya tidak bisa merasa seperti yang mereka semua rasakan," kata Franky seperti dikutip OnIslam, Selasa (2/12).

Hingga akhirnya, ia berhenti untuk pergi ke gereja. Kemudian, ia mulai mencari tentang kebenaran akan agama yang harus ia percayai. Hingga pada suatu waktu, ia berselancar di dunia maya dan bertemu dengan seseorang warga Muslim Gaza, Ahmad.

Franky mulai berbagi dan pengalaman kepada Ahmad. Ahmad pun mengirimkan beberapa artikel tentang agama Islam yang diminta oleh Franky. Setelah menerima paket artikel yang dikirimkan oleh Ahmad, ia kemudian mempelajarinya dan mencari tahu tentang Islam.

Setelah membaca artikel tersebut, Franky mulai tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentang Islam. Namun, keingintahuannya tak hanya berhenti sampai disitu. Ia kemudian mencari tahu lagi dengan muslimin lainnya yang ia temui di lingkungannya sekitarnya serta dunia maya.

Hingga akhirnya, ia memutuskan untuk memeluk agama Islam. Ia pun membaca dua kalimat syahadat dan seketika tangan dan jantungnya berdegup dengan kencang. Suatu hal yang belum pernah ia rasakan. "Saya telah mencari selama bertahun-tahun untuk menemukan kebenaran, dalam Islam inilah semua terlihat nyata," kata Franky. [rol]