Ketika Punk Bekasi Peduli Palestina


Islamedia.co - Ahad sore jelang maghrib (20/7) di tepi danau perumahan Duta Harapan Bekasi, sekelompok anak muda yang biasa tampil menyeramkan bagi sebagian orang menggelar bendera besar dengan tulisan berbahasa Inggris "Food Not Bombs" Disamping bendera itu tampak bendera Palestina. 

Mereka adalah anak-anak Punk dari komunitas Kreasi Anak Merdeka Bekasi. Komunitas ini dipimpin oleh Andri yang biasa dipanggil dengan nama panggilan Om Gele oleh teman-temannya. 

Masyarakat yang sedang ngabuburit di kawasan itu didekati satu persatu. Dengan pengetahuan dan bahasa sederhana, mereka jelaskan tentang pentingnya membantu masyarakat Gaza Palestina yang sedang memerlukan bantuan.

Dana yang terkumpul sore itu sejumlah 1.175.500 rupiah. Akumulasi dari hasil mengamen kepada masyarakat yang ngabuburit di pinggir danau itu, sumbangan dari donatur dan hasil penjualan kaos sablon yang mereka produksi.
Rencananya uang itu akan disumbangkan via @SahabatAlAqsha sepekan kemudian setelah ditambahkan 100% dari keuntungan penjualan kaos. 

Memproduksi kaos sablon memang keahlian mereka dan menjadi sumber mata pencaharian. Yang tak kalah hebat, sebagian diantara mereka telah mengikuti pengajian rutin pekanan. Belajar membaca Al Qur'an dan belajar mengenal agama yang mereka anut, Islam. [eas/ads/Islamedia]