Gaza Mengalami Krisis Obat-obatan dan Peralatan Medis


http://www.knrp.org/wp/wp-content/uploads/2014/06/medis.jpg
Islamedia.co -  Kementerian kesehatan Palestina di Gaza mengatakan krisis serius diperkirakan akan mempengaruhi sektor kesehatan di Jalur Gaza, karena kehabisan obat-obatan dan peralatan medis.


Ashraf al-Qidra mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (24/6/2014) bahwa 122 jenis obat-obatan dasar benar-benar habis dan 91 jenis obat akan habis dalam beberapa minggu. Selain itu, 471 jenis peralatan medis yang sekali pakai telah habis sepenuhnya dan sekitar 85 jenis akan habis dalam beberapa minggu.

Dia menekankan bahwa krisis bahan bakar Gaza telah mempengaruhi rumah sakit dan pusat kesehatan. Selama pemadaman listrik setiap hari, rumah sakit Gaza menggunakan diesel untuk menjalankan generator untuk menghasilkan listrik.

Rumah Sakit Umum Gaza mengonsumsi rata-rata 8.000 liter solar per hari, dan mereka sekarang hanya memiliki 20 persen dari cadangan rata-rata. Selain itu, ambulans dan kendaraan lain dari kementerian mengonsumsi sekitar 22.000 liter solar dan 12.000 liter bensin per bulan. Dengan kondisi tersebut, cadangan bahan bakar akan habis dalam beberapa hari.
 
Akibatnya, pelayanan kesehatan memutuskan untuk membatalkan operasi bedah yang tidak mendesak dan untuk mengurangi sekitar 50 persen dari perjalanan ambulans. [ds/knrp/maannews