Dalam 9 Bulan, Penjajah Zionis Hancurkan 567 Rumah Keluarga Palestina


Pasukan penjajah hancurkan rumah keluarga Palestina di Beit Hanina, Tepi Barat. foto: Middle East Monitor
Islamedia.co - Pasukan penjajah zionis ‘israel’ hancurkan 567 rumah rakyat Palestina selama 9 bulan proses perundingan, Eart Research Center menyatakan pada akhir pekan lalu.

ERC juga menyatakan bahwa penjajah telah merampas lebih dari 14,000 acre (5.665,6 Hektar) tanah milik rakyat Palestina dan melakukan balik nama atas kepemilikan tanah-tanah itu secara sepihak menjadi milik perusahaan-perusahaan Yahudi.

Data-data menunjukkan bahwa pemerintah zionis mengumumkan 46 cetak biru pembangunan pemukiman ilegal Yahudi selama masa perundingan antara penjajah dengan Otorita Palestina sedang berlangsung. Di dalam pengumuman itu juga terdapat tender pembangunan 13.851 unit rumah. Jumlah tersebut 4 kali lipat daripada jumlah rumah yang dibangun sebelum perundingan.

Pernyataan ERC menggarisbawahi bahwa penjajah zionis “secara sengaja mempercepat kegiatan-kegiatan perluasan dan pembangunan pemukiman di jantung-jantung wilayah yang masih tersisa dari Palestina”.

Rencana-rencana pemukiman ilegal dilaksanakan di Tepi Barat dan Lembah Yordania yang terjajah mencakup 73 persen dari seluruh rencana itu, sedangkan sisanya terdapat di wilayah Palestina di sekitar tembok pemisah.

ERC mencatat bahwa berbagai penyerangan dan pelanggaran telah dilakukan oleh penjajah zionis maupun pemukim Yahudi ekstrem yang sengaja menyasar masjid-masjid. Berbagai serangan itu, menurut ERC, “jelas-jelas menunjukkan sifat asli penjajah yang rasis dan melanggar hukum-hukum internasional.[sahabatalaqsha/im]
close
Banner iklan disini