Kerja Politik Adalah Sebuah Pilihan Ijtihad Yang Perlu Diapresiasi Penuh Hormat.


IslamediaDi saat orang lain berlomba merebut kekuasaan dengan menghalalkan segala cara, saudara-saudara kita berusaha konsisten dengan cara santun, peduli, elegan dan semangat ke-Islaman dan ukhuwah.

Bahkan bukan rahasia lagi jika musuh kaum muslimin dan para pendukungnya juga berlomba lomba memanfaatkan jalur kendaraan politik untuk menyebarkan ide dan faham kesesatan mereka.


Kalau ijtihad politik saudara- saudara kita berpihak kepada ummat dan keberlangsungan dakwah, maka bukanlah sikap baik dan bijak, jika kita mencibir, meremehkan bahkan memandangnya sebelah mata. Ingatlah senyummu dihadapan saudaramu adalah sedekah. Mereka juga memilih jalur ini berangkat dari sebuah kesadaran besar dan tanggung jawab untuk melakukan perbaikan di tengah masyarakat kita.

Takkala saudara-saudara kita salah, maka luruskan dan kritiklah dengan cara yang bijak dan santun. Mereka juga sama seperti dirimu yang tak suka dikasari dan diberlakukan secara tak adil dan tidak berimbang.
Bukankah saudara-saudara kita yang lain, yang tidak memilih jalur jihad politik sebagai wasilah dakwah juga kerap melakukan kesalahan bahkan terkadang bersinggungan dengan hal-hal yang sifatnya prinsip dasar keislaman.


Disinilah kita perlu kembali mempelajari fikih nasehat dan memperbaiki kesalahan dan kekhilafan orang lain. Dibanding memvonis dan lebih suka menyalahkan, kita sangat perlu menghidupkan tradisi silaturahim, bukan hanya kepada orang yang satu fikrah, ide dan methode dengan kita dalam berdakwah. Tetapi silaturahim ini juga sangat perlu kepada orang yang berbeda pilihan dan ijtihad dengan kita dalam berdakwah.

Kepada saudara-saudaraku yang bekerja dakwah lewat jalur politik, ketahuilah bahwa perjuangan ini adalah jalan panjang yang penuh dengan intrik, godaan dan bisikan untuk mengaburkan bahkan menjauhkan anda dari nilai nilai Islam yang luhur. Olehnya itu, perkuat iman, ibadah dan taqarrub kepada Allah. Serta jangan pernah bosan untuk terus menggali ilmu-ilmu islam dan meminta nasehat, saran dan petunjuk para ulama.

Kepada saudara-saudara yang konsisten dengan pilihan non politik, kalaupun anda tidak setuju, sampaikan ketidak setujuan itu dengan cara yang santun, klarifikasi terlebih dahulu sebelum mempublikasi. Banyak hal yang diyakini kebenarannya tapi tidak menjadi maslahat untuk dikonsumsi oleh publik. Dan yang terpenting, orang-orang yang berkecimpung di jalur dakwah politik juga adalah saudara kita. Maka perlakukanlah mereka layaknya sebagai saudara dan bukan sebagai lawan apalagi kalau dianggap sebagai musuh.

Waffaqakumullah

Uhibbukumfillah


Ust Ahmad Hanafi, Lc, M.A