Oposisi Suriah Gagal Dapat Kursi di LIga Arab


Islamedia - Kelompok oposisi Dewan Nasional Suriah (SNC) gagal mendapatkan kursi di Liga Arab dalam pertemuan di Kuwait. Dilansir dari Aljazeera, Kamis (27/3), ke-22 anggota Liga Arab memutuskan memperbolehkan SNC untuk menghadiri pertemuan tingkat menteri itu namun tidak diperbolehkan menduduki kursi untuk Suriah yang saat ini masih kosong. 

Nabil al-Araby, sekjen liga Arab, mengatakan kursi Suriah telah dibiarkan kosong selama pertemuan karena SNC dinilai bukan berbentuk pemerintah dan kursi dewan hanya diperuntukkan untuk pemerintahan. Ia menyebut hal ini merupakan alasan utamanya mengapa ia menolak memberikan kursi ke SNC pada tahun lalu dalam pertemuan Liga Arab di Kairo. Menurut Nabil, pihak opoisisi Suriah harus memenuhi persyaratan sebelum mendapatkan kursi di Liga Arab. 

Sementara itu, Louay Safi, juru bicara SNC, mengatakan bahwa Mesir telah bersekutu dengan Aljazair, Lebanon, dan Irak untuk menolak penyerahan kursi Suriah ke SNC. "Mesir telah memesannya," katanya.

"Kami terkejut Nabil al-Araby masih berusaha memutuskan dengan cara negatif, tetapi kami tidak menyimpulkan apa-apa," tambahnya. Tak hanya itu, Safi juga mengatakan keputusan Liga Arab tidaklah melawan pihak oposisi. "Mereka mempertahankan pengakuan SNC sebagai wakil yang sah dari rakyat Suriah," katanya.

Pada Selasa (25/3) lalu, Ahmad al-Jabra, kepala SNC, mengkritisi keputusan Liga Arab membiarkan kursi Suriah tetap kosong dengan mengatakan bahwa kursi itu diperuntukkan kepada SNC untuk mengatasi perang di Suriah. (ROL/islamedia/ds)