Jokowi Klaim Tak Ada Kebakaran Hutan, Fakta yang Terjadi 4.666,39 Ha Terbakar Pada 2018


kebakaran hutan
Islamedia Presiden Joko Widodo mengklaim saat debat Kedua Pilpres 2019 pada segmen pertama yang menyebutkan kebakaran hutan dan kebakaran lahan gambut tidak terjadi dalam tiga tahun terakhir. 

“...bidang lingkungan hidup kita ingin kebakaran hutan kebakaran lahan gambut tidak terjadi lagi dan ini sudah bisa kita atasi dalam tiga tahun ini tidak terjadi kebakaran lahan, hutan, kebakaran lahan gambut dan itu adalah kerja keras kita semuanya,” klaim Jokowi.

Namun fakta berkata lain, seperti dilansir kumparan ahad(21/2/2019), Berdasarkan laporan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), pada 2018 terdapat 3.427 titik api yang berasal dari lahan gambut. Sementara itu, secara keseluruhan total titik api berjumlah 8.617 pada tahun yang sama. 




Titik panas merupakan istilah untuk sebuah piksel yang memiliki nilai temperatur di atas ambang batas yang dapat digunakan sebagai indikasi kejadian kebakaran hutan dan lahan. 


Titik Panas di Gambut. Foto: Dok. WALHI


Sumber data lain dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan luas kebakaran hutan dan lahan mencapai 4.666,39 Ha pada 2018 dari seluruh provinsi Indonesia. 

Sementara sumber dari BNPB atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana merekapitulasi bencana alam, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bahkan di tahun 2019 ini tercatat sudah terjadi beberapa kali kebakaran hutan dan lahan.

Begini data kebakaran hutan daln lahan di Indonesia menurut data BNPB seperti dilansir detik:

- Tahun 2019 (hingga Februari): 5 kali kejadian karhutla, 1 orang hilang/meninggal dunia 
- Tahun 2018: 370 kali kejadian karhutla, 4 orang hilang/meninggal dunia
- Tahun 2017: 96 kali kejadian karhutla, tak ada korban jiwa/hilang
- Tahun 2016: 178 kali kejadian karhutla, 2 orang hilang/meninggal dunia


[islamedia].

Baca Ini Juga ...: