Wapres JK Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pembakaran Bendera Tauhid


Wapres JK Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pembakaran Bendera Tauhid
Islamedia Wakil Presiden Jusuf Kalla sangat menyayangkan adanya insiden pembakaran bendera tauhid dalam peringatan Hari Santri Nasional 2018 yang digelar di Limbangan, Garut.

JK mengungkapkan bahwa para pelaku pembakar bendera tersebut mengira bendera yang dibakarnya merupakan lambang dari ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang telah dibubarkan pemerintah.

Kalla pun meminta Polisi untuk segera mengusut tuntas kasus para pelaku pembakaran bendera yang dilakukan oleh oknum Banser tersebut.

"Ya itu kan bendera yang menyerupai bendera Hizbut Tahrir Indonesia. Yang ada syahadatnya di situ. Sehingga itu lagi diselesaikan setempatlah di kepolisian setempat," ujar Kalla di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, seperti dilansir okezone Selasa (23/10/2018).

Sebelumnya, Polres Garut telah memeriksa tiga orang terkait kasus pembakaran bendera dengan kalimat Tauhid dalam peringatan HSN 2018. Video pembakaran bendera itu viral dan mendapat kecaman dari warganet di media sosial.

Ketiga orang yang masih berstatus saksi tersebut terdiri atas seorang panitia acara dan dua orang diduga pelaku pembakaran bendera.[islamedia].

Baca Ini Juga ...: