Sekolah Pemikiran Islam Gelar Seminar Deislamisasi Indonesia


Islamedia Berusaha untuk tidak melupakan apa yang pernah terjadi di masa lampau, dan mengambil makna pelajaran darinya (sejarah) menjadi landasan ide dari kegiatan seminar yang akan diselenggarakan oleh Sekolah Pemikiran Islam (SPI Jakarta) bersama Forum Amal & Studi Islam (FORMASI FIB UI).

Seminar dengan tema Sejarah Deislamisasi Indonesia ini akan diselenggarakan di Auditorium FIB Gedung IX, Universitas Indonesia, Depok. Sedangkan waktu pelaksanaannya yaitu pada hari Sabtu 22 September 2018, dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga 12.30 WIB. Pembicara utama dalam seminar ini adalah Peneliti INSISTS, Dr. Tiar Anwar Bachtiar, M.Hum dan Hadi Nur Ramadhan, S.Kom.I, sebagai Founder Pusat Dokumentasi Islam Indonesia Tamadun. Keduanya diketahui aktif dalam menyampaikan materi-materi yang berkaitan dengan sejarah Islam di Indonesia. 

Seminar yang terbuka untuk umum ini merupakan sebuah upaya dalam menghidupkan kembali tradisi keilmuan dalam Islam, membentuk karakter umat Islam yang mampu menghadapi tantangan dakwah di era milenial, dan menyadarkan umat Islam atas bahaya deislamisasi. Para pembicara akan membawakan materi seputar Sejarah Masuknya Islam di Nusantara dan Sejarah Islam di Era Kemerdekaan hingga saat ini. 

Naufal Luthfi Fadhilah, selaku Ketua Pelaksana Seminar ini menuturkan, bagaimana pentingnya umat Islam untuk mengetahui dan mempelajari sejarah, baik itu sejarah islam di dunia maupun sejarah islam di Indonesia. 

Seminar ini juga sebagai bentuk syiar untuk memberikan pemahaman serta kesadaran kepada generasi muda akan pentingnya sejarah,” ujar Naufal. 

Dengan kuota terbatas hanya 300 peserta saja, pastikan anda hadir untuk mengikuti seminar yang manarik ini, peserta akan dikenakan tiket masuk seharga Rp. 30.000/orang dengan mendapatkan fasilitas lain seperti e-certificate, snack, doorprize dan tentu saja ilmu yang bermanfaat. 

Pendaftaran untuk mengikuti seminar ini, dapat langsung mengunjungi laman https://tinyurl.com/DaftarSSDI. Pertanyaan dan informasi lebih lanjut bisa dicek di akun media social SPI: Sekolah Pemikiran Islam (Fanpage FB), @spi.indonesia (Instagram), dan @Markaz.SPI (Twitter). [abe/islamedia]

Baca Ini Juga ...: