Penampilah Gaul dan Alumni Al-Azhar Mesir, Inilah Profil Lengkap Ustadz Hanan Attaki


ustadz hanan attaki
Islamedia Nama Ustadz Hanan Attaki mulai muncul menjadi perbincangan publik, khususnya para warganet. Ceramahnya yang ringan dan menyentuh hati menarik perhatian banyak pihak, bahkan setiap ada kajiannya dihadiri ribuan jamaah dari kalangan anak muda. Seperti kegiatan terbaru saat ribuan pemuda ikut hadir dalam Sholat Tarawih di lapangan gasibu Bandung, senin(3/6/2018).

(baca : Mengharukan, Inilah 22 Foto Lengkap Ribuan Pemuda Hijrah Saat Sholat Tarawih di Lapangan Gasibu Bandung).

Ustadz Hanan Attaki lahir di Aceh dengan nama lengkap Tengku Hanan Attaki pada tanggal 31 Desember 1981, anak ke 5 dari 7 bersaudara.

Pernah menempuh pendidikan di Universitas Al Azhar Mesir, Fakultas Ushuluddin, Jurusan Tafsir al-Qur’an dan memperoleh gelar licence (Lc) pada tahun 2004. 

Ustadz Hanan saat ini berdomisili di Kota Bandung Jawa Barat. Sering memberikan kajian di Masjid Trans Studio Bandung. Kajian yang dilakukan setiap hari Rabu selalu penuh dengan jamaah yang isinya remaja yang didominasi oleh ikhwan (laki-laki).

Gaya ceramah Ustadz Hanan attaki ringan dan mudah diterima bagi remaja. Beliau selalu memberi support pada setiap kajiannya untuk para jomblo agar segera menggenapkan setengah dien nya. Istilahnya jomblo memang karena ingin menjaga diri dari z!na, dan terus mencari ilmu untuk segera menyempurnakan agama. Jomblo fii sabilillah.

Pengalamannya mengenal al-Qur’an secara lebih dekat diawali pada usia kanak-kanak. Sejak SD ustadz Hanan sudah mendapat beasiswa. Beberapa kali memenangkan Musabaqah Tilawatil Quran dari mulai dapat sepeda dipakai ke sekolah, dan pernah juga dapat Televisi.

Pada tahun 2005, Ustadz Hanan berhasil menjadi qori terbaik versi Fajar TV, Kairo dan mengisi acara tilawah al-Qur’an “Min Ajmalis Soth” di dua Channel (Fajar Tv & Iqro’ Tv).

Saat menempuh kuliah di Mesir Ustadz Hanan mendapat beasiswa. Di keluarga beliau, dialah orang pertama yang kuliah dan kuliahnya pun ke luar negeri. 

Perjalanan ke Mesir merupakan awal Ustadz Hanan ke luar negeri dengan Visa Turis. Selanjutnya setelah ditanya saat pengetesan apakah bisa membaca Al Qur'an, dan dijawab bisa, Ustadz Hanan Attaki bisa langsung masuk ke Al Azhar dengan mendapat prioritas mendapat beasiswa.

Ustadz Hanan selama di Kairo pernah aktif sebagai pemred buletin “Salsabila” yang diterbitkan oleh kelompok studi al-Qur'an dan ilmu-ilmuislam. 

Selain kuliah, Ustadz Hanan saat kuliah di Mesir, pernah berbisnis, dari mulai jual bakso, catering, hingga sempat menjadi joki hajar aswad (pada saat musim haji), semua bermodalkan nekad, dan keyakinan kepad Allah SWT. Ustadz Hanan Attaki juga pernah membuat buku, judulnya Tadabbur Quran.

ustadz hanan attaki
Ustadz Hanan dan Pemuda Hijrah Sedang Bermain Skateboard


Saat kembali ke Indonesia, Ustadz Hanan bersama isterinya Aisyah tinggal di Bandung. Di kota inilah ia mulai terjun langsung dalam dunia dakwah sebagai direktur Rumah Qur’an Salman-ITB, pengajar Jendela Hati (JH) dan STQ Habiburrahman.

Di kota Bandung, Ustadz Hanan Attaki berdakwah lewat Pemuda Hijrah. Pemuda Hijrah berdiri sejak Maret 2015. Gerakan Pemuda Hijrah yang memiliki akun Instagram @pemudahijrah, didirikan oleh kurang lebih 5 orang. Logonya sendiri adalah Shift yang suka ada di laptop/PC ada tombol Shift yang berarti pindah atau berubah. Pemuda Hijrah juga memiliki akun Fanpage @pemudahijrah dan akun Twitter di @PemudaHijrah.

Untuk lebih mengenal sosok Ustadz Hanan Attaki dapat mengikuti chanel media sosial resminya di instagram @hanan_attaki dan website www.pemudahijrah.com. [islamedia].