Polisi Hentikan Kasus Puisi Sukmawati Soal Azan dan Cadar


kasus puisi sukmawati sp3
Islamedia Mabes Polri menghentikan kasus yang menjerat Sukmawati dengan mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan penistaan agama terkait puisi berjudul Ibu Indonesia yang ia bacakan beberapa waktu lalu. 


Alasan kasus puisi Sukmawati SP3 menutut Kepolisian adalah karena tidak menemukan unsur pidana dalam kasus tersebut.

"Kasus tersebut di SP3," kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Muhammad Iqbal seperti dilansir cnnindonesia, Ahad (17/6/2018).

Iqbal mengungkapkan bahwa kepolisian telah mendengar keterangan 28 pelapor dan satu saksi serta telah memeriksa Sukmawati. 

Pihak kepolisian juga disebut telah mendengar keterangan ahli sebanyak empat orang, yaitu satu ahli bahasa, satu ahli sastra, satu ahli agama, dan satu ahli pidana. Setelah gelar perkara, polisi tidak menemukan unsur pidana.

"Disimpulkan tidak ditemukan perbuatan melawan hukum atau perbuatan pidana, sehingga perkara tersebut tidak dapat dinaikkan atau ditingkatkan ke tahap penyidikan," kata Iqbal.

Seperti diketahui putri Proklamator Soekarno ini dilaporkan oleh sejumlah pihak atas dugaan penistaan agama ketika membacakan puisi berjudul Ibu Indonesia dalam acara peragaan busana Anne Avantie beberapa waktu lalu.

(baca : Sukmawati : Aku Tak Tahu Syariat Islam)

Dalam puisi yang dibacakan Sukmawati berbunyi 'yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok... Lebih merdu dari alunan azan mu'. 

Isi puisi Sukmawati memicu aksi massa bertajuk Aksi Bela Islam 64, April lalu, yang mengusung tuntutan proses hukum.[islamedia].

Baca Ini Juga ...: