Meskipun Gugatan Ditolak, Respon Kader HTI Membanggakan : Pilih Sujud daripada Rusuh


Islamedia Sejumlah kader Hizbut Tahrir Indonesia ( HTI) memilih melakukan sujud daripada berbuat rusuh, meskipun kalah di pengadilan Tata Usaha Negara, Senin (7/5/2018). 

Seperti dilansir Kompas.com, awalnya massa yang berkumpul di depan PTUN Jakarta Timur terlihat lesu setelah majelis hakim membacakan putusan bahwa gugatan pihak HTI ditolak. 

Namun, seorang langsung bicara menggunakan mikrofon dan memberikan semangat. Pria paruh baya itu menyebut bahwa kekalahan ini adalah hal terbaik yang diberikan Allah.

Ia menyebutkan, HTI dizalimi oleh negara. Ia pun meminta massa untuk menyerahkan sepenuhnya kepada Allah. Terakhir, ia meminta massa yang berkumpul untuk melakukan sujud syukur bersama. 

Massa pun langsung melakukan sujud syukur selama sekitar 15 detik. Dengan ditolaknya gugatan HTI terhadap pemerintah ini,  Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU-30.AH.01.08 tahun 2017 tentang Pencabutan Status Badan Hukum HTI dinyatakan tetap berlaku.

Majelis hakim menilai surat keputusan Kemenkumham yang mencabut status badan hukum HTI sudah sesuai dengan prosedur. 

Adapun pengesahan badan hukum HTI dicabut Kemenkumham setelah pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan. 

HTI menurut pemerintah merupakan ormas yang bertentangan dengan Pancasila, sesuai yang diatur dalam Perppu Ormas.  [islamedia].

Baca Ini Juga ...: