Pengusaha Sukses Ini Bayar Denda Cadar 1536 Muslimah Eropa


Islamedia Pengusaha sukses asal Aljazair bernama Rasheed Nekkaz menegaskan akan membayar semua denda yang dijatuhkan kepada Muslimah Denmark yang mengenakan cadar.

Pemerintah Denmark pada 5 Februari 2018 telah mengajukan larangan penggunaan cadar di ruang publik. Namun, peraturan tersebut belum disahkan.

Rasheed Nekkaz hingga saat ini telah menebus denda yang harus dibayar oleh 1538 Muslimah dengan kasus yang sama di enam negara seperti Prancis, Belgia, Swiss, Belanda, Austria dan Jerman.

Nekkaz terkenal karena membayar denda bagi wanita yang mengenakan cadar atau burqa setelah pakaian tersebut dilarang di banyak negara Eropa, termasuk Prancis, pada tahun 2010 silam.

"Pemerintah di Eropa tidak menghasilkan solusi bagi umat Islam untuk beradaptasi dengan Eropa, itulah sebabnya mengapa masyarakat Muslim di Eropa perlu lebih kuat untuk melindungi kepentingan mereka," Ujar Rasheed seperti dilansir Anadolu Agency, ahad(11/3/2018).

"Sangat penting bagi saya untuk dapat memberi pesan kepada pemerintah Eropa karena membatasi kebebasan sehingga mereka tidak dapat melakukan apapun yang mereka inginkan," imbuh Nekkaz.

"Jika ada larangan berjilbab di sebuah negara pada mereka yang ingin memakainya, saya akan menjadi orang yang membayar denda mereka," tambahnya.

[islamedia].


Baca Ini Juga ...: