Jumlah Kelompok Rasis Naik Di Amerika Serikat


Islamedia Kelompok kebencian atau rasis di Amerika Serikat meningkat secara signifikan. Pernyataan ini disampaikan oleh Heidi Beirich selaku direktur Poverty Law Center (SPLC).

Presiden Trump pada tahun 2017 mencerminkan apa yang oleh kelompok supremasi kulit putih ingin dilihat: sebuah negara di mana rasisme diberi sanksi oleh kantor tertinggi, imigran ditolak dan Muslim dilarang,” Ujar Heidi Beirich, direktur Proyek Intelijen SPLC, mengatakan kepada Al-Jazeera seperti dilansir muslimdaily, kamis(23/2/2018).

Dalam laporan kelompok tersebut, SPLC mengidentifikasi 954 kelompok pembenci atau rasis di AS tahun lalu, meningkat dari 917 yang telah didokumentasikan pada tahun 2016.

SPLC mencatat bahwa jumlah kelompok pembenci telah meningkat 20 persen sejak tahun 2014.

Menurut SPLC, 2017 adalah tahun ketiga berturut-turut jumlah kelompok benci naik. Ini juga merupakan tahun pertama sejak 2009 bahwa kelompok pembenci didokumentasikan di seluruh 50 negara bagian.

Kelompok Neo-Nazi, yang tahun sebelumnya berjumlah 99, mengalami kenaikan terbesar, tumbuh sebesar 22 persen dan mencapai 121 kelompok di seluruh negeri.

Kelompok Neo-Nazi termasuk di antara lebih dari 600 organisasi yang ditengarai oleh SPLC sebagai kategori yang lebih luas, yang juga mencakup bab Ku Klux Klan (KKK), kelompok neo-Konfederasi, dan lain-lain.[islamedia].