Hijrah dan Takut Dosa, Fotografer Hendy Wicaksono Stop Terima Jasa Foto Prewedding



Islamedia Fotografer asal Surabaya bernama Hendy Wicaksono menjadi perbincangan netizen karena keputusannya untuk menolak jasa foto Prewedding. Penolakan ini didasari karena keputusannya hijrah dan mengetahui bahwa foto prewedding merupakan dosa.

Melalui akun Facebook pribadinya, Hendy secara tegas mengungkapkan bahwa : "Tidak ada satupun ulama/ustadz yg menyatakan kalo Prewedding itu Halal".

Keputusan menghentikan jasa foto prewedding ini langsung mendapat respon positif dari para netizen.

"Luar biasa... Smg Allah SWT melimpahkan rezeki yg halal untuk bapak" komentar netizen bernama Vira.
"Semoga bapak ikhlas meninggalkannya dan pasti janji ALLAH akan menggantinya krn setiap makluk hidup sudah ada rezkinya aamiin" komentar netizen bernama Tuti

Dan masih banyak ribuan komentar positif yang mendoakan keputusan yang diambil Handy agar tetap Istiqomah.

Berikut ini pengumuman terbuka Handy di akun Facebook pribadinya, ahad (26/11/2017).

==============================




Tidak ada satupun ulama/ustadz yg menyatakan kalo Prewedding itu Halal..

MUI pun jelas menyatakan Prewedding itu Haram..

Lalu bagaimana bisa saya memohon pekerjaan yg saya lakukan barokah.. dan halal.. kalo yg saya lakukan adalah hal yg jelas Haram..

Sudah bertahun tahun pernyataan itu saya dengar..

Dan dengan bodohnya saya masih cuek bebek..

Seolah olah.. demi sebuah “mata pencarian” saya buat hal ini menjadi “Halal”.. saya kiaskan itu semua dengan sebuah sebutan “karya”..

Bertahun tahun saya merasa menjadi penggagas perilaku mereka yg belum muhrim/halal untuk 

Berpegangan Tangan, Berpelukan, hingga Berciuman.. Astaghfirullah..

Hingga mereka pun yg sdh menutup aurat, saya dengan egois dan benar benar menutup hati mengajak mereka melakukan prewedding dgn berbagai macam alasan kalo hal ini “biasa”..Tanpa memperhatikan Apa yang akan masuk kedalam perut anak istriku dr nafkah yg Haram itu..

Pernikahan itu adalah hal baik.. maka jangan lah hal yg menuju kesana diisi dgn hal yg Haram..

Prewedding itu memang luar biasa..

Sebuah budaya yg dikemas baik, indah, enak dilihat mata, menyenangkam buat mereka yg melakukan dan yg mencari nafkah di dalamnya.. sehigga mampu membuat hal Haram terlihat Amat sangat Halal. 

Astaghfirullah..

Ah si ini foto prewedding gpp kok..
Ah si anak pemimpin ini prewedding jg gpp kok
Ah artis ini foto jg kok..
Bla bla bla..

Kebenaran itu bukan dr siapa yg melakukan.. tp dari apa yg ada di Quran dan Hadist..

Namun saya sadar.. prewedding ini ada karena kami. Kami para fotografer yg menawarkan “layanan” ini.

Kami yg membuat budaya ini semakin berkembang.

Awalnya cuma di studio.. dalam kota.. luar kota.. hingga ke luar negeri..

Saya sadar.. tanggung jawab kami yg menyebarluaskan ini..

Dan Kali ini saya memutuskan untuk behenti dari kegiatan prewedding ini.. Juga saya mohon maaf kepada mereka semua yg sdh pernah saya ajak unt melakukan foto prewedding.

Karir yg meningkat itu harusnya bukan membuat kita semakin berlimpangan harta, kedudukan yg membuat kita jd lupa diri, atau banyaknya populasi yg menyukai kita.. yg semua membuat kita semakin sibuk dgn urusan duniawi.. Tapi seharunya kita semakin paham apa yg kita dapatkan ini barokah atau cobaan..

Demi aturan agama saya.. Demi nafkah yg masuk ke anak istri saya.. Demi nilai budaya Ketimuran..

Bismillah

I Quit..


#hwp #hwpphoto #halaljourney #nopreweddinganymore #nopreweddingformuslim



[islamedia]