Fadil Mulya Penoda Agama



Islamedia Saya yakin ada usaha mendeskreditkan Islam. Sejak Fourth Congress of the Communist International (1922), Lenin, General Zinoviev dan Radek sudah merilis struggle against Pan-Islamism.

Kini, komunis bergandeng tangan dengan liberal, democratz, aliran sesat, fanatic non-muslim sects.

Mereka merilis cyberbullies on Islamic symbols. Pasca Ahok, muncul para penista Islam. Belum lama, ada ahoker buncit Susi Trumer bilang "Islam agama setan". Sekarang muncul lagi Fadil Mulya. Dia rilis tulisan "Bukti Muhamad adalah nabi palsu".

Ngga cuma itu, Fadil Mulya berani menampilkan kartun Nabi Muhamad dengan ular-ular di sekeliling leher. Nabi Muhamad dideskripsikan mirip Medusa.

Medusa adalah mitologi Yunani. Seorang Monster atau Gorgon. Berbadan perempuan dengan rambut ular-ular beracun. Medusa-head dijadikan simbol logo produk Gianni Versace.

Sampai kapan muslim Indonesia bisa sabar dengan semua fenomena ini. Saya salute. "The two most powerful warriors are patience and time," kata penyair Leo Tolstoy.

Kesabaran model begini merupakan simbol dari deep wisdom. Seperti kata Saint Augustine, "Patience is the companion of wisdom".

Sekali pun "Simplicity, patience, compassion", menurut Lao Zi, "These three are your greatest treasures" tapi hukum positif negara mesti tegak. Tangkap Fadil Mulya karena melanggar Pasal 156a, hate-speech dan UU ITE.

THE END


Ditulis oleh Zeng Wei Jian

[islamedia]