Terkena Gas Air Mata Israel, Bayi Palestina Usia 18 Bulan Meninggal Dunia

IslamediaKejahatan tentara penjajah Israel terhadap bangsa Palestina terus berlanjut, kali ini yang menjadi korban adalah seorang bayi asal Gaza Palestina berusia 18 bulan meninggal dunia setelah menderita inhalasi gas air mata tentara Israel.

Jbir Kementerian Kesehatan Palestina, Osama Najjar mengungkapkan bahwa bayi tersebut terkena serangan ketika terjadi bentrokan antara pasukan Israel dan warga Palestina tiga bulan lalu.

Setelah terkena gas air mata tentara Israel, bayi yang bernama Abdul Rahman Barghouti sempat menjalani perawatan dua bulan sebelum akhirnya meninggal dunia.

Barghouti dirawat di rumah sakit setelah pasukan Israel menembakkan gas air mata ke rumah dan kamarnya di kota Aboud pada 19 Mei,” ujar Osama Najjar seperti dilansir kiblat.net, Senin (10/7/2017).

Osama juga menjelaskan bahwa saat kejadian serangan gas air mata yang mengenai sang bayi, mobil JIO Israel juga memblokir ambulan Palestina untuk membawa bayi tersebut.

Karena dihalangi tentara Israel, petugas medis Palestina kemudian berjalan kaki dengan membawa bayi tersebut ke sebuah rumah sakit di Ramallah. Kondisi yang sangat parah membuat sang bayi kemudian dipindahkan ke rumah sakit Hadassah di Yerusalem Barat.[islamedia]