Pemerintah Qatar Boikot Film Wonder Woman Dikarenakan Pemeran Utama Gal Gadot Anti HAMAS dan Pro Israel


Islamedia - Pemerintah Qatar secara resmi memboikot dan melarang penayangan film Wonder Woman, hal ini disebabkan karena tokoh utama bernama Gal Gadot merupakan warga negara Israel. Secara terbuka Gal Gadot memberikan dukungan terhadap Militer Israel.

Selain itu Gal Gadot dalam beberapa kesempatan memperlihatkan kebencianya terhadap pejuang Palestina HAMAS. Gal Gadot juga menyebut Hamas sebagai pengecut karena kerap bersembunyi di balik perempuan dan anak-anak. 

Seperti diketahui Gal Gadot pernah menjadi bagian dari tentara Israel pada tahun 2006 saat menjalani wajib militer.

Dia juga kerap menunjukkan dukungan kepada tentara Israel (IDF). Ketika konflik Gaza pada 2014, dia mengunggah status yang menyatakan cinta dan doa kepada warga Israel. 

Film Wonder Women seharusnya diputar perdana di Qatar pada Kamis (27/6/2017). Bahkan, bioskop di Doha sudah menayangkan iklannya pada hari-hari sebelumnya. Namun, Doha News melaporkan pada Rabu (28/7) penggemar film di negara tersebut mengetahui bahwa iklannya menghilang di laman resmi bioskop. 

Calon penonton film ini juga menyatakan tidak bisa memesan tiket. Dua jaringan bioskop di Qatar, Vox Cinemas dan Novo Cinemas pun mengkonfirmasi bahwa Wonder Woman batal ditayangkan. 

Wonder Woman diangkat dari komik terbitan DC Comics. Film yang diangkat dari komik DC yang juga bakal tayang tahun ini, yaitu Justice League, pada 17 November 2017. [islamedia]
close
Banner iklan disini