Hasil Mukernas : PPP Kembali Calonkan Jokowi di Pilpres 2019

Islamedia Pengurus DPP PPP kubu Romahurmuziy alias Romy menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II. ‎Mukernas yang sudah berlangsung kemarin ini rencananya bakal ditutup langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Dalam sambutannya, Romy menyampaikan sejumlah keputusan yang dibahas Mukernas. ‎Di antaranya kembali mengajak kepada kubu yang berseberangan untuk bergabung kembali ke rumah besar PPP.



‎"Saya mengajak kepada saudara-saudara kita yang belum satu gerbong terutama Pak Djan Farid, untuk tidak menimbulkan sesuatu berkepanjangan," kata Romahurmuziy di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Jumat (21/7/2017).



Selain itu, Mukernas PPP juga mengaku akan bersama-sama pemerintah dan masyarakat untuk memerangi ujaran kebencian di media sosial. Dia berharap, aksi saling membenci, adu domba, saling fitnah dan perilaku negatif lainnya disudahi di media sosial.



Menurut Romy, masalah kemiskinan juga menjadi perhatian Mukernas PPP. Menurutnya, memerangi kemiskinan merupakan tanggungjawab pemerintah dengan dukungan seluruh elemen masyarakat. 



Bersyukur, pemerintah memiliki komitmen untuk memberikan tanah kepada masyarakat. "Maka inilah yang PPP kawal. Data dari BPS dari 37 juta petani, menguasai beberapa persen tanah. PPP mendorong agar reforma agraria ini dipercepat," tutur dia.



Terkait kerjasama di bidang politik, Romy menuturkan bahwa kerjasama politik sudah terjadi dengan hasil rancangan undang-undang pemilu yang telah diputuskan dalam paripurna. Romy menganggap, PPP bersama enam partai pendukung pemerintah lainnya sepakat untuk mendukung hasil rancangan Pemilu.



Hal lainnya adalah adanya satu kader PPP yang berada di pemerintahan. Romy mengaku pihaknya selama ini telah mengawal kebijakan pemerintahan Jokowi.



"Insya Allah semakin kuat. Pandangan-pandangan yang selama ini kami tangkap. Betul dan satu yang pasti dan beragam, selama 33 bulan konflik, kader PPP merasa bahwa Jokowi adalah Kita. Kami PPP kami Jokowi," ucap dia.



"Karena itu ijinkan kami mengungkap secara singkat soal pencalonan Presiden. Bahwa kami kembali mencalonkan Bapak Presiden Jokowi di tahun 2019. Takbir. Allahu akbar. Takbir. Allahu akbar," pungkasnya. 

sumber : sindonews

[islamedia]