Alhamdulillah Pelaku Pembacokan Pakar IT ITB Hermansyah Berhasil Ditangkap


IslamediaKepolisian Resort Depok berhasil meringkus pelaku penusukan terhadap pakar IT Institut Teknologi Bandung (ITB) Hermansyah, Rabu (12/7/2017) dini hari.

Informasi penangkapan 2 pelaku pembacokan Hermansyah disampaikan langsung oleh Kapolres Depok Kombes Pol Herry Heryawan.

“Alhamdulillah, diduga pelaku penganiayaan Sdr Hermansyah sudah dapat ditangkap dan dikenali serta dikonfirmasi oleh Irina, istri Hermansyah,” ujar Kombes Pol Herry Heryawan seperti dilansir Sayangi.com, Rabu (12/7/2017) dini hari.

Herry menjelaskan bahwa 2 pelaku ditangkap tersebut bernama Edwin Hitipeuw, Kelhiran Ambon 14 maret 1980 Pekerjaan debt collector dan beralamat di Perum Raden Sukarma sawangan Depok. Sedangkan pelaku kedua bernama Lauren Paliyama, Kelahiran Ambon 19 Nov 1986 Pekerjaan juga debt collector beralamat di samping perumahan pondok Cibubur.

Kronologi penangkapan, menurut, Herry berawal dari informan didapatkan keterangan bahwa tersangka akan datang dari Bandung setelah menyembunyikan mobil yang digunakan pada saat kejadian. Dari informasi tersebut Polresta Depok kemudian menyiapkan tim Jaguar sebagai tim tindak untuk melakukan penyergapan.

“Sekira pukul 01.00 Tim Jaguar berhasil menyergap kedua tersangka di Jalan Dewi Sartika lalu dibawa ke polresta Depok,” jelas Herry.

Pihak Polres yakin yang bersangkutan adalah pelaku penyerangan yang mengakibatkan Hermansyah luka parah. Pelaku yang ditangkap dapat dikenali oleh Irina istri Hermansyah yang didatangkan ke Polres Depok Pukul 2.17 WIB dengan disaksikan oleh Kapolres Depok Kombes Pol Herry Heryawan, Akhmad Syarbini (Abi) Jubir Aksi Solidaitas Alumni ITB Untuk Hermansyah FT89, Pengacara Ikhwan dan Irina Istri Hermansyah.

Seperti diketahui bahwa pakar telematika atau IT dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Hermansyah mengalami luka parah pada sekujur tubuhnya setelah mengalami pembacokan oleh orang tak di kenal di Tol Jagorawi, ahad (9/7/2017).(baca:Pakar IT ITB yang Membela Habib Rizieq Dibacok dan Luka Parah). [islamedia]