Sidak ke Pasar Minggu, Aleg Fraksi PKS Jakarta Respon Cepat Aduan Warga

IslamediaAnggota Legislatif Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Ahmad Yani, merespon cepat perwakilan warga yang pada Selasa (30/5) lalu mengadukan permasalahan wilayahnya ke Fraksi PKS, terkait rencana Pembangunan Pasar dan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) dilahan Pasar Minggu. Wakil rakyat PKS daerah pemilihan Jakarta Selatan ini menemui perwakilan warga di Masjid Palapa sekaligus ibadah shalat Ashar berjamaah.

Selesai pertemuan singkat di Masjid, Ahmad Yani kemudian melakukan inspeksi mendadak ke lapangan bersama Lurah Pasar Minggu, para Ketua RW dan Tokoh Masyarakat. Menurut Ahmad Yani, dirinya mendapatkan informasi dari Lurah dan perwakilan warga, bahwa rencananya, tanah milik PD Pasar Jaya tersebut akan dibangun 3 Tower yang masing-masing tower akan dibangun 24 lantai, yang kegunaannya untuk pasar di lantai 1 sampai 5 dan lantai 6 sampai 24 untuk Rusunawa, sementara disebelah tower ini juga akan dibangun terminal yg merupakan tanah milik Dinas Perhubungan. “Temuan-temuan dilapangan akan kami tampung untuk kami bawa dalam rapat-rapat koordinasi dengan komisi dan dinas terkait,” jelas pria yang akrab disapa bang Yani ini, Jum’at (2/6/2017) di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Yani melanjutkan, permintaan masyarakat yang diwakili oleh para RW dan RT serta LMK sekelurahan Pasar Minggu terkait pembangunan Tower dan Terminal yang akan dibangun harus memenuhi syarat Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) yang sampai saat ini belum ada. Dan rencananya dalam waktu dekat perwakilan warga akan bertemu Komisi B DPRD DKI Jakarta yang bermitra dengan PD Pasar Jaya dan Komisi V DPR RI yang bermitra dengan Kementerian PUPR.

Jika persyaratan amdal terpenuhi, perwakilan warga meminta agar para pedagang pasar yang ada dapat ditampung semua di pasar tersebut dengan harga yang dapat dijangkau oleh para pedagang yang sudah berjualan sejak lama,” harap Yani.

Selain itu, mengenai pembuangan sampah pasar dan warga lingkungan yang selama ini deponya ditutup karena berdekatan dengan lokasi binaan kuliner Jakarta, perwakilan warga meminta dialihkan ke tanah Rawa Minyak yg menjadi milik Pemprov DKI Jakarta seluas lebih kurang 4,5 ha agar dapat dimanfaatkan untuk penampungan sampah sementara. 

Yani juga akan berkoordinasi dengan Komisi D yang bermitra dengan Dinas Tata Air agar mendapatkan solusi terbaik, karena Dinas Tata Air ini yang memegang kunci gerbang tanah Rawa Minyak, untuk dapat mengizinkan lahan tersebut digunakan sebagai lahan penampungan sampah yang ada di wilayah Kelurahan Pasar Minggu dan sekitarnya. 

Saya dan Fraksi PKS siap mengadvokasi dan mendampingi warga untuk menyelesaikan keluhan dan persoalan ini,” tegas Yani mengakhiri. [islamedia/abe]