Kata Djarot Warga Jakarta Tak Perlu Takbir Keliling, Sudah Ada Masjid dan Mushola




IslamediaGubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengimbau warga DKI Jakarta tidak mengadakan kegiatan takbir keliling saat malam takbiran.

Menurutnya, takbiran cukup dilakukan di masjid, musala, atau dipusatkan di kantor pemerintahan terdekat tanpa harus berkeliling. 

"Kami mohon, sudah ada tempatnya, lebih baik kita takbiran di masing-masing kantor kecamatan, di masjid, di Balai Kota. Kalau bisa tidak perlu takbir keliling," kata Djarot di GOR Soemantri Brojonegoro, Jakarta Selatan, Selasa (13/6).

Selain itu, kata Djarot, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyelenggarakan lomba festival beduk dan gema takbir di Balai Kota DKI Jakarta menyambut 1 Syawal 1438 Hijriah.

Festival tersebut sekaligus untuk merayakan Hari Ulang Tahun DKI Jakarta yang ke-490, pada 22 Juni 2017 mendatang. 

"Jadi kami akan mulai festival beduk lebaran dan gema takbir, dimulai dari tingkat kecamatan. Akan segera digelar per masing-masing kecamatan tanggal 16-19 Juni," 

Djarot menjelaskan dari setiap kecamatan akan diambil satu pemenang untuk diseleksi di tingkat kota/kabupaten. Seleksi itu akan dilaksanakan pada 21 Juni 2017. 

Nantinya, satu pemenang terbaik dari tingkat kota kabupaten akan memperebutkan piala gubernur pada acara festival beduk dan gema takbir, yang diselenggarakan pada malam takbir 24 Juni 2017. 

"Yang menang nanti akan mendapatkan piala gubernur dan uang pembinaan untuk juara 1, 2, 3. Ditambah dengan kambing. Jadi pulang nanti bawa kambing," kata Djarot.

Mantan Wali Kota Blitar itu menambahkan, semua peserta yang berhasil lolos di tingkat kota/kabupaten akan mendapatkan kambing.

"Makanya pada saat nanti festival beduk itu akan ada 44 beduk, melambangkan kecamatan. Terus di tengah-tengah itu akan ada enam beduk, lima beduk itu melambangkan kota kabupaten dan satu beduk besar itu melambangkan provinsi," kata Djarot.

sumber : cnnindonesia

[islamedia]