Tauhid yang Sederhana dan Tidak Tergoyahkan




IslamediaKuliah Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Bandung kembali digelar pada hari Sabtu (22/04) di D’Best Hotel, Jl. Tengku Angkasa, Bandung. Pada pertemuan kelima ini hadir Akmal Sjafril, M.Pd.I. selaku Kepala SPI Pusat sebagai pembicara dengan tema “Tauhidullah” yang ia sebut sebagai sebuah konsep yang sederhana akan tetapi tidak tergoyahkan. 


Penjelasan sistematis Akmal diawali dengan pendapat yang salah dari sejumlah tokoh dalam memahami konsep ketuhanan. Contohnya adalah seperti Stephen Hawking dengan keyakinannya bahwa hukum gravitasi adalah hukum paling mendasar di alam semesta dan Charles Darwin dengan teori ‘survival of the fittest’-nya.

Kuliah semakin menarik saat Akmal memperbandingkan konsep ketuhanan yang dianut oleh bangsa Yunani kuno dengan mitologi dewa-dewi Olympusnya, agama Kristen dengan konsep trinitasnya dan Hindu dengan konsep politeismenya.


Berbeda dengan semuanya itu, Akmal menerangkan bahwa Islam menjelaskan konsep ketuhanan dengan jelas dan sederhana pada surat Al-Ikhlas. Ia menjadi tidak tergoyahkan sebab pemahaman yang menyeluruh terhadap Allah akan memberikan sebuah pegangan yang kuat bagaimana tujuan hidup seseorang dalam setiap aktifitasnya. “Sebaliknya, pemahaman yang salah akan Tuhan dapat merusak worldview seseorang sehingga konstruk berpikirnya pun akan menyimpang dari fitrah,” ujar Akmal.



Adapun cara mengenal Allah dapat dilakukan melalui pancaindera, akal serta wahyu. Akan tetapi untuk mengenali Allah dengan benar, kita harus senantiasa berpegang pada wahyu. 



Hanya Islam yang seluruh nilainya mengejawantah dalam satu sosok yakni Nabi Muhammad. Karena itu, Rasulullah juga merupakan faktor kunci dalam memahami Islam,” ujarnya saat menjelaskan perbedaan Islam dengan ideologi lainnya.



Kemantapan hati dengan Islam,” seperti itu jawaban dari Syam, salah seorang mahasiswa peserta SPI Bandung, saat ditanya mengenai apa yang ia dapatkan setelah mengikuti materi kuliah kali ini. “Semakin semangat, semakin sadar bahwa ilmu yang saya miliki masih sangat sedikit,” pungkasnya melengkapi. [islamedia/asa/abe]