Tak Bubarkan Demo Malam Hari Massa Pro Ahok, Polisi: Kami Pertimbangkan Aspek Kemanusiaan




Islamedia - Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengungkapkan, bahwa alasan pihak kepolisian tidak membubarkan demo pro ahok yang dilakukan malam hari adalah karena mempertimbangkan aspek kemanusiaan.

Andry menerangkan bahwa penegakan hukum harus dilakukan dengan melihat berbagai pertimbangan. Sebab itu, penegak hukum memiliki diskresi dalam setiap pelaksanaan aturannya.

"Hukum itu sifatnya ada prinsip-prinsipnya. Ada azas-azasnya. Jadi tidak kemudian saklek kita melakukan suatu hukum seperti itu. Ada pertimbangannya. Ada diskresi. Ada keputusan-keputusan lokal, ada keputusan-keputusan setempat yang bisa diambil melihat situasi yang dihadapi. ‎Betul hukum mesti ditegakkan tapi harus mempertimbangkan aspek kemanusiaan, ketertiban yang lain. Ini menjadi pertimbangan kita," ujar Andry di Jakarta seperti dilansir okezone, Selasa (9/5/2017) malam.

Pihak kepolisian terus melakukan negosiasi kepada para pendukung penista agama tersebut. Menurut dia, dengan menjalin komunikasi dengan massa pendukung Ahok maka aksi demonstrasi dapat dibubarkan dengan kondusif.

"‎Dalam model negosiasi, dalam model komunikasi tidak ada istilahnya berhenti. Kita harus terus berkomunikasi, berdialog dengan berbagai komponen. Harus sama-sama menyelesaikan masalah hari ini di Cipinang dengan baik," sambungnya.

Lebih lanjut Andry mengungkapkan bahwa jika kemudian ada sesuatu hal yang berkaitan dengan pengadilan ada mekanisme, ada sistem hukum. [islamedia]