Ormas Islam Tolak PKS Usung Calon Gubernur Perempuan di Pilkada Jawa Barat


IslamediaSejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Jabar (AMPJ) memutuskan untuk menolak kepemimpinan perempuan dalam Pilgub Jawa Barat yang akan berlangsung 2018 mendatang.

Menurut Ketua Presidium AMPJ, HM Roinul Balad penolakan terhadap calon pemimpin Jawa Barat perempuan sudah melalui proses kajian dan semua ormas Islam sepakat.Secara khusus Roinul meminta kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selaku partai Islam untuk mendengarkan aspirasi tersebut.

"Kami mohon PKS Jabar maupun pusat mempertimbangkan kembali keputusannya akan mengusung calon perempuan," ujar Roinul kepada wartawan saat jumpa pers di Bandung seperti dilansir republika, Senin (29/5/2017).

Menurut Roinul, Ormas Islam banyak berharap pada PKS sebagai salah satu partai Islam yang memiliki perwakilan di DPRD Jabar saat ini, bisa merepresentasikan kepentingan umat Islam khususnya dan masyarakat Jabar pada umumnya.

"Pimpinan PKS, baik Jabar maupun pusat harus mendengar dan menerima aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat khususnya umat Islam di Jabar," ujar Roinul.

Keluarnya pernyataan Ormas Islam ini karena peduli terhadap kondisi Jabar. Terutama, dalam rangka menjaga dan melanjutkan konsistensi kepemimpinan umat menuju Jabar Kahiji yang lebih Islami. 

Ormas Islam yang tergabung dalam AMPJ, di antaranya berasal dari Dewan Dakwah Jabar, Pembela Ahlu Sunnah, Gerakan Pemuda Islam (GPI) Jabar, DPW Wahdah Islamiyah Jabar, Brigade Gerakan Pemuda Islam Indonesia dan Forum Imam Khatib Jabar. [islamedia]