Netty Heryawan Dicalonkan Jadi Gubernur Jawa Barat, Lebih Banyak Mudhorotnya daripada Mashlahat


Islamedia - Usulan DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat mengusulkan nama istri Gubernur Ahmad Heryawan, Netty Prasetyani untuk menjadi calon gubernur Jawa Barat 2018 mendapat beragam respon dari berbagai kalangan, salah satunya berasal dari pengamat politik asal Depok Jawa Barat bernama Eko Setiawan.

Eko memaparkan bahwa keputusan DPW PKS Jawa Barat yang mengusulkan Netty Heryawan sebaiknya untuk ditinjau ulang, karena hal tersebut justru akan berakibat buruk pada citra PKS yang selama ini identik dengan partai kader.

"Menurut saya, PKS Jawa Barat fikir ulang lagi menjagokan Bu Netty. Apa sudah ga ada kader lain di Jawa Barat yang layak dicalonkan?" ujar Eko kepada Islamedia, kamis(18/5/2017).

Menurut Eko, Citra buruk yang akan diterima PKS jika tetap mengusung Netty. Salah satunya adalah akan munculnya stigma politik dinasti. 

"Rakyat Jawa Barat sudah cerdas, politik dinasti diberbagai daerah sudah tidak laku" tegas Eko.

Selain terkait citra PKS yang akan tercoreng, sosok perempuan menjadi gubernur dikalangan umat Islam masih ada sedikit perbedaan pendapat, ada yang membolehkan, ada juga yang melarang sama sekali. 

"Netty tetap dicalonkan, akan banyak mudhorot yang ditimbulkan daripada mashlahat, bukanya menang malah ditinggal konstituen PKS. Karena di internal umat Islam sendiri masih banyak yang tidak sependapat perempuan dijadikan gubernur" papar Eko.[islamedia]