Preman Seragam Kotak-Kotak Ahok-Djarot Bubarkan Tabligh Akbar di Pulau Seribu




Islamedia - Sikap intoleran dan kekerasan kembali dilakukan oleh kubu Ahok-Djarot, kali ini dengan mengirimkan preman berseragam kotak-kotak untuk membubarkan acara Tabligh Akbar Gubernur Muslim untuk Jakarta (GMJ) bersama warga Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Rabu (12/4/2017).

Seperti dilansir situs gubernurmuslim.compuluhan preman seragam kotak-kotak dengan beringas tiba-tiba memasuki lapangan sepakbola di Pulau Kelapa Kepulauan Seribu lokasi dilangsungkannya acara Tabligh Akbar.

Mereka membuat rusuh, mengganggu para jama’ah dan kyai peserta Tabligh Akbar dan membubarkan acara Tabligh Akbar. Entah apa alasan mereka melakukan tindakan sekeji itu. 

Menurut penuturan warga masyarakat sekitar banyak diantara para perusuh ini adalah Kader PDIP, dan sebagian lainnya adalah orang-orang tidak dikenal alias dari luar Pulau Kelapa.

Ustadz Namruddin yang sedang memberikan ceramah dan sempat membacakan sholawat untuk menenangkan keberingasan massa kotak-kotak, tak kuasa untuk melanjutkan acara Tabligh Akbar/

Karena para preman kotak-kotak terus berteriak-teriak dan mencaci maki para ulama dengan kata-kata kotor termasuk “anjing babi” terutama kepada KH. Alfian Tandjung serta mengganggu Tabligh Akbar, Akhirnya Ustadz Namruddin bersama KH. Alfian Tandjung, Ustadz Syaugi dan rombongan GMJ lainnya segera pulang ke Jakarta dengan menggunakan speedboat.

Warga masyarakat Pulau Kelapa sendiri sangat antusias menghadiri Tabligh Akbar, warga menyatakan tidak takut terhadap intimidasi para preman dan siap menangkan Gubernur Muslim, Anies-Sandi pada Pikada DKI Putaran Kedua 19/4/2017 nanti.

Serangan brutal anarkis, intoleran, anti Pancasila, anti Kebhinnekaan dan anti Keberagaman yang dilakukan oleh preman pendukung Ahoax rencananya akan segera dilaporkan ke polisi.[islamedia]