Dr Zakir Naik : Jangan Jadikan Non-Muslim Sebagai Pemimpin




Islamedia - Dalam ceramahnya di kampus UPI Bandung, Dr Zakir Naik menjawab pertanyaan salah seorang peserta bernama Ira Sofia terkait kepemimpinan dalam Surat Al-Maidah 51. 

Menjawab pertanyaan tersebut, Zakir Naik mengatakan dalam surat al Maidah, semua muslim tak boleh mengambil pemimpin dari kalangan non muslim. Karena, Islam mengajarkan agar semua muslim tak meminta perlindungan pada non-muslim. 

"Jangan jadikan non-muslim sebagai pemimpin, kalau ada pilihan lain. Kalau menjadikan non-muslim sebagai pemimpin maka kita tak akan dapat pertolongan Allah," tegas Dr Zakir disambut tepuk tangan peserta.

Dr Zakir kembali mengulangi pernyataanya bahwa Muslim dilarang memilih pemimpin nom Muslim. "Saya katakan sekali lagi, muslim tak boleh memilih non muslim, walaupun mungkin pemimpin itu melakukan pembangunan," ujar Dr Zakir.

Menurut Dr Zakir, meskipun pemimpin tersebut membangun tempat ibadah untuk muslim, mengentaskan kemiskinan, membangun infrastruktur, tapi tetap saja pemimpin non-muslim itu tidak shalat. 

"Dia membuat masjid tapi apa artinya kalau pemimpin itu tak shalat. Allah, mengatakan dalam Al Quran, kesuksesan bukan membangun gedung dan jalan tapi sukses yang sebenarnya adalah iman. Ya, iman percaya pada Allah," jelas Dr Zakir seperti dilansir republika, ahad(2/4/2017).

Lebih lanjut Dr Zakir mengungkapkan bisa saja pemimpin tersebut membangun gedung, jalan-jalan, dan berbagai fasilitas lainnya. Namun, kalau mengikuti orang non muslim tak sepaham dengan umat muslim, apa untungnya bagi orang islam.  

"Orang beriman jangan mengambil non muslim sebagai pemimpin. Orang yang melakukan ini, orang yang melakukan kesalahan," tegas Zakir seraya mengatakan, kalau diminta memilih orang muslim dan non muslim, bagi umat muslim maka memilih pemimpin yang memiliki keimanan jauh lebih baik.[islamedia]