Anies Sandi Akan Hapus Pendapatan dari Saham Bir, Ahok : Jakarta Bukan Berdasar Syariat Agama




Islamedia - Keputusan Anies Baswedan-Sandiaga Uno untuk menghapus pendapatan Pemprov DKI Jakarta dari saham BIR menuai komentar dari basuki tjahaja purnama alias ahok. 

Secara terbuka ahok mempertanyakan apa alasan utama harus menjual saham PT Delta Djakarta yang memproduksi BIR. Ahok melontarkan pernyataan bahwa jangan memutuskan kebijakan hanya karena sepihak, mengingat Jakarta menurut ahok bukan berdasarkan syariat agama.

"Alasan apa gitu, loh? Kalau cuma alasan enggak boleh produktif, enggak boleh punya saham, ya itu kan Perda loh yang mengatur. Jakarta ini bukan (berdasar) syariat agama. Ditegaskan berkali-kali, ini negara Pancasila," kata ahok seperti dilansir liputan6, rabu(26/4/2017).

Seperti diketahui data lembaga riset Research Triangle Institute (RTI), saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta hingga 31 Marer 2017 adalah 23,24 persen. Beberapa produk ternama diproduksi perusahaan bir ini di antaranya, Anker Beer, Anker Stout, Kuda Putih, Carlsberg Beer, San Miguel Pale Pilsen, dan San Mig Light. 

Sementara menurut Sandiaga Uno bir bukan merupakan investasi hajat hidup warga kebanyakan. Ia menegaskan hal tersebut tidak akan terlalu berpengaruh pada pendapatan daerah.

"Program Pemprov itu kan untuk membahagiakan warganya . Kita yang penting kan harus memberikan pelayanan kepada semua masyarakat. Bir kan bukan hajat hidup orang banyak. Saya kan yang paham investasi," jelas Sandi.(baca: Tepati Janji Kampanye, Anies-Sandi Segera akan Hapus Pendapatan Pemprov DKI Jakarta dari Bisnis BIR). [islamedia]